Otorita IKN Serap Aspirasi Warga lewat Safari Ramadan
- 08 Mar 2026 18:03 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar Safari Ramadan 1447 H di wilayah delineasi IKN pada 3–16 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan di kawasan IKN.
Safari Ramadan dilaksanakan di empat kecamatan, yakni Samboja, Muara Jawa, Loa Janan, dan Samboja Barat. Rangkaian kegiatan meliputi silaturahmi, tausiyah, buka puasa bersama, serta salat maghrib berjamaah yang diikuti masyarakat dan jajaran Otorita IKN.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, mengatakan Safari Ramadan menjadi momentum bagi pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di wilayah yang kini masuk dalam kawasan IKN.
“Safari Ramadan merupakan momen untuk menyambangi masyarakat secara langsung, sejalan dengan amanat dalam Perpres 79 Tahun 2025 dalam rangka mempercepat pembangunan,” ujarn Alimuddin dalam keterangan pers OIKN, Minggu, 8 Maret 2026.
Selain kegiatan keagamaan, Safari Ramadan juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara Otorita IKN dan masyarakat. Dalam diskusi tersebut, warga menyampaikan berbagai harapan terkait dampak pembangunan IKN terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemajuan wilayah.
Beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain kebutuhan akses air bersih bagi sekitar 40 ribu jiwa penduduk di wilayah tersebut, meski lokasinya tidak jauh dari Sungai Mahakam. Masyarakat juga berharap adanya pembangunan perguruan tinggi serta penyediaan lahan untuk mendukung fasilitas pendidikan di kawasan itu.
Selain itu, warga Muara Jawa juga menyampaikan harapan adanya pintu tol di wilayah mereka untuk meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat.
Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, mengapresiasi kegiatan Safari Ramadan yang digelar Otorita IKN karena dinilai mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kegiatan ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam proses pembangunan yang sedang berjalan,” ujarnya.
Melalui Safari Ramadan yang berlangsung selama dua pekan tersebut, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan IKN yang inklusif dan partisipatif.