Hadapi Tantangan Puasa di Perantauan, Wisnu Perbanyak Ibadah

  • 28 Feb 2026 21:44 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Menjalani Ramadan jauh dari keluarga menjadi tantangan tersendiri bagi Wisnu, ASN asal Samarinda yang bekerja Kutai Barat (Kubar). Ia mengakui, ujian terbesar bukan hanya menahan lapar dan haus.

Menurutnya, tantangan utama saat berpuasa adalah mengendalikan hawa nafsu dan menjaga kesabaran agar tidak mudah terpancing emosi.

“Kalau bicara soal tantangan, tentu menahan hawa nafsu dan tidak makan minum itu sudah pasti. Tapi dari situ kita belajar arti kesabaran dan tidak mudah emosi,” kata Wisnu, Sabtu 28 Februari 2026.

Untuk menjaga kualitas ibadah, Wisnu mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti mengaji dan salat berjamaah. Ia bahkan menargetkan membaca Al-Qur’an secara rutin selama Ramadan.

“Cara mengatasinya ya dengan mengaji, salat berjamaah, kalau bisa hatamkan Al-Qur’an. Misalnya satu hari satu juz, itu lebih bagus,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran puasa hingga akhir Ramadan. Sejak dewasa, ia berupaya tidak lagi meninggalkan kewajiban tersebut.

“Kalau sudah dewasa sampai sekarang, kalau bisa jangan ada bolonglah, karena sudah mengerti dosa dan pahala,” katanya.

Bagi Wisnu, Ramadan bukan hanya ibadah tahunan, melainkan kesempatan memperbaiki kualitas diri sekaligus memperkuat keteguhan hati meski berada jauh dari keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....