Kantongi 27.000 KTP, Edwin-Nanang Siap Maju Pilkada Kubar Lewat Jalur Perseorangan

  • 06 Apr 2024 09:50 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Kutai Barat, Frederick Edwin dan H.Nanang Adriani berencana maju di Pilkada 2024 lewat jalur perseorangan.

Keputusan itu diambil Edwin-Nanang setelah mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat melalui KTP. Bahkan saat ini sudah ada 27.000 lembar KTP yang diserahkan masyarakat.

”KTP sangat cukup bahkan bisa mendaftar dua calon, karena animo masyarakat untuk mendukung beliau ini sangat tinggi. Yang ada sekarang dan sudah diverifikasi ada 27.000 KTP,” kata ketua Taruna Gharda Mandiri (TGM) Kubar, Alsiyus kepada RRI di Sendawar, Jumat (5/4/2024).

Alsiyus yang juga ketua tim relawan Frederick Edwin mengatakan, dalam waktu dekat Edwin-Nanang akan melakukan deklarasi resmi sebagai bakal pasangan calon untuk maju di Pilkada Kubar 2024.

”Kita rencananya deklarasi tanggal 22 April nanti,” ujarnya.

BACA JUGA:

Frederick Edwin Gandeng Nanang Adriani Maju Pilkada Kubar

Bahkan rencananya Edwin-Nanang akan langsung menyerahkan dukungan tersebut ke Komisi Pemilihan Umum, jika sudah dibuka pendaftaran calon perseorangan.

”Sudah ada komunikasi dengan KPU tapi mengenai kapan akan memasukkan berkas itu kita menunggu penetapan jadwal dari KPU,” sebut tokoh muda Kubar ini.

Sementara ditanya soal peluang maju lewat partai politik atau ikut mendaftar di sejumlah partai, Alsiyus mengaku sudah mantap lewat jalur independen. Sebab menurut dia, tahapan di partai politik masih jauh.

Alsiyus bilang sejauh ini baru PDI Perjuangan yang memberi peluang Edwin-Nanang mendaftar. Namun mereka tidak ingin mengecewakan para pendukung dan tetap memilih lewat perseorangan.

Bahkan dia menyebut, Frederick Edwin dan Nanang Adriani sudah mengundurkan diri dari partai masing-masing untuk memuluskan langkah sebagi pasangan calon perseorangan.

”Termasuk ketua DPR (Ridwai) ada telepon saya minta Edwin mendaftar di PDIP tetapi kita tetap di jalur perseorangan karena dukungan masyarakat memang minta lewat jalur perseorangan. Bukan kita mengatakan partai tidak penting cuma tahapan partai terlalu jauh,” tandas Alsiyus.

BACA JUGA:

Ketua TGM Jelaskan Alasan Frederick Edwin Pilih Nanang Adriani Jadi Cawabup di Pilkada Kubar

Dia mengaku semua relawan siap memenangkan pasangan Edwin-Nanang di Pilkada 2024.

Diketahui KPU telah resmi menetakan jadwal pencalonan untuk pasangan bakal calon bupati/wakil bupati melalui jalur perseorangan.

Untuk penyerahan berkas dukungan dibuka mulai 15 Mei sampai 19 Agustus 2024. Sedangkan jumlag dukungan atau KTP minimal 12.524 lembar.

BACA JUGA:

Digandeng Frederick Edwin Jadi Bacawabup Kubar, Nanang Adriani: Komunikasinya Singkat

Ketua KPU Kubar Rintar Pasaribu menjelaskan, jumlah dukungan itu merupakan syarat minimal yang harus diserahkan ke KPU.

Nantinya KPU akan melakukan verifikasi administrasi dan dilanjutkan dengan verifikasi faktual.

”Jumlah minimal 12.524 itu dihitung berdasarkan jumlah DPT terkahir dibagi 10 persen. Nah jumlah DPT Kutai Barat di pemilu terakhir ini sebanyak 125.137 orang,” jelas Rintar.

Kemudian KTP yang diserahkan juga harus tersebar di minimal 50 persen kecamatan di Kutai Barat. Yaitu sebanyak 8 kecamatan.

”Sebaran dukungan itu wajib 50% dari 16 kecamatan. Artinya di Kutai Barat harus ada di 8 kecamatan. Kalau misalnya jumlah total dukungan lebih dari itu dan semua kecamatan malah lebih bagus,” terang Rintar.

BACA JUGA:

Bupati Kutai Barat Tolak Istrinya Jadi Cabup di Pilkada Serentak

PDIP Kubar Buka Pendaftaran Bacalon Bupati untuk Pilkada 2024

Sebagai informasi, sejauh ini baru Frederick Edwin dan Nanang Adriani yang mengonfirmasi sebagai pasangan balon bupati/wakil bupati di Pilkada Kubar.

Sementara nama-nama lain masih saling melakukan pendektan. Diantaranta ada H.Achmad Syaiful Acong dari Partai Golkar, Ekti Imanuel dari partai Gerindra dan H.Abdurahman Agus dari PAN.

Kemudian ada figur nonpartai seperti Yayuk Seri Rayahu, istri bupati Kubar FX.Yapan serta Sahadi, yang juga adik kandung FX.Yapan.

Lalu kandidat lain yang juga berpeluang meramaikan bursa pencalonan di Pilkada serentak seperti ketua DPRD Kubar, Ridwai, ketua DPC Hanura Kubar, H.Aula hingga wakil bupati Kubar, Edyanto Arkan.

Selain itu ada pasangan Markus Mas Jaya – Arli Laman, yang mengklaim mewakili masyarakat adat Kubar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....