PDIP Kubar Buka Pendaftaran Bacalon Bupati untuk Pilkada 2024

  • 01 Apr 2024 16:18 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kabupaten Kutai Barat mulai membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024.

Ketua DPC PDIP Kubar yang juga bupati Kutai Barat, FX.Yapan mengatakan pendaftaran balon bupati mulai dibuka 1 April sampai 15 Mei 2024.

”Sesuai arahan DPD dan DPP kita akan segera rapat untuk membuka pendaftaran bakal calon bupati,” kata Yapan kepada wartawan di kompleks perkantoran Pemkab Kubar, Senin (1/4/2024).

Yapan menambahkan rapat pembentukan panitia, baru akan dilakukan malam ini. Namun sesuai arahan DPP, yang menjadi ketua tim penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati adalah sekretaris DPC.

”Ketua panitia pendaftaran itu nanti sekretaris DPC,” ujarnya.

BACA JUGA:

Pilkada Kubar 2024: PDIP-Golkar Bisa Usung Calon Sendiri

Mantan ketua DPRD Kubar ini mengatakan, PDIP sebenarnya menginginkan kader internal yang dicalonkan. Namun DPP meminta untuk dilakukan penjaringan secara terbuka.

Nantinya calon yang diajukan akan dilihat dari elektabilitas. Survei elektabilitas lanjut Yapan, jadi syarat mutlak yang ditetapkan DPP. Selain itu faktor yang menentukan adalah tingkat pengenalan di masyarakat.

”Kalau maunya kita ya kader internal. Tapi arahan DPP, hasil survei itu syarat mutlak. Yang kedua melihat kondisi lapangan. Karena ada yang tidak melalui survei, pakai indra keenam,” ucap Yapan didampingi ketua DPRD Kubar, Ridwai.

BACA JUGA:

Bupati Kutai Barat Tolak Istrinya Jadi Cabup di Pilkada Serentak

Sementara ditanya soal nama-nama yang berpotensi diusung PDIP, Yapan meminta untuk bersabar.

”Ya kita tunggulah, karena kami tidak mau bicara di luar tahapan,” sebut bupati dua periode ini.

Sementara itu terkait nama istrinya Yayuk Seri Rahayu yang juga digadang-gadang ikut bersaing di Pilkada justru ditepis Yapan. Menurutnya, Yayuk tidak mau ikut Pilkada.

”Ngga, ngga ada, itu hanya ya (ramai di media sosial). Biar orang ramai, nda ada, ibu nda mau. Saya juga ngga mau, mau istirahat total,” klaim Yapan.

Ucapan Yapan ini sempat ditimpali bendahara umum DPC PDI Perjuangan yang juga ketua DPRD Kubar, Ridwai.

Menurut Ridwai, bisa saja nama Yayuk, diusulkan oleh PDI Perjuangan sebagai calon bupati, jika memang elektablitasnya tinggi.

”Saya pikir tetap saja (ada peluang) tetapi mengacu hasil survei. Kalau surveinya tinggi bisa saja diusulkan PDIP, kan untuk menang,” timpal Ridwai.

Namun Yapan lagi-lagi menepis anggapan tersebut. Bahkan dia melarang nama istrinya dimasukan dalam survei sebagai kandidat balon bupati Kubar.

”Memang saya melarang namanya masuk dalam survei. Tapi memang ada 3,8 persen (elektabilitas). Saya bilang kenapa ada, kata lembaga survei, ini kami tidak masukan nama tapi masyarakat yang milih ya kami catatlah,” tandasnya.

BACA JUGA:

Apa Kata Ketua DPC PDIP Kubar Tentang Nomor Urut Ganjar-Mahfud?

Kemudian soal nama adik kandungnya Sahadi yang juga dikabarkan jadi kandidat terkuat yang diusung PDIP, Yapan tak menjawab pasti. Dia hanya bilang semua orang berhak ikut mendaftar.

”Wartawan juga bisa mendaftar, kalau punya niat maju kami dari PDI siap menampung, ya monggo,” tukas Yapan disambut gelak tawa awak media yang mewawancarainya.

Diketahui sejumlah nama yang diprediksi bakal bertarung di Pilkada 2024 sudah mulai muncul ke publik.

Diantaranya, Yayuk Seri Rahayu, Sahadi, Achmad Syaiful Acong, Ekti Imanuel, Frederick Edwin dan Abdurahman Agus.

Adapun Komisi Pemilihan Umum baru akan memulai tahapan Pilkada serentak 1 Juni 2024. Rencananya untuk pencoblosan akan dilakukan 27 November mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....