Frederick Edwin Gandeng Nanang Adriani Maju Pilkada Kubar
- 04 Apr 2024 20:36 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar: Bakal calon bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin kini menggandeng Nanang Adriani untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Edwin-Nanang mulai disosialisasikan sebagai bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Kubar.
Nanang Adriani yang dikonfirmasi RRI membenarkan jika dirinya sudah berkomunikasi dengan Edwin untuk maju sebagai bakal calon wakil bupati yang akan bertarung di Pilkada serentak tahun ini.
"Memang sudah ada komunikasi, baru juga di awal Ramadan ini. Saya menyambut dengan baik ajakan beliau. Intinya saya sangat bangga dan siap jika diminta mendampingi pak Edwin di Pilkada," kata Nanang, Kamis (4/4/2024).
BACA JUGA:
Ketua TGM Jelaskan Alasan Frederick Edwin Pilih Nanang Adriani Jadi Cawabup di Pilkada Kubar
Pensiunan pegawai negeri sipil ini mengaku sudah berdiskusi dengan keluarga dan tim Frederick Edwin sebelum memutuskan menerima pinangan dari putra Ismail Thomas, mantan bupati Kubar.
"Kita sering diskusi dengan tim pak Edwin. Bagi saya ini bukan sebuah kebetulan karena kadang-kadang kita tidak sadar ternyata ada rencana lain yang Tuhan siapkan. Tentu dengan teman-teman juga saya diskusikan," ungkap Nanang.
BACA JUGA:
Pilkada Kubar 2024: PDIP-Golkar Bisa Usung Calon Sendiri
Mantan Camat Melak ini mengaku sebenarnya dia lebih memilih menjalani masa purna baktinya dengan lebih santai.
Namun panggilan untuk terjun ke dunia politik membuat dirinya tertantang untuk ikut kembali menyalurkan pengalamannya kepada masyarakat melalui organisasi politik.
Hal itulah yang mendorong dia maju sebagai Calon Legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk DPRD Kubar 14 Februari lalu.
Namun nasib Nanang belum beruntung. Dia kalah saing dengan caleg-caleg lain.
"Sebenarnya Caleg kemarin itu juga murni kemampuan seadanya. Makanya setelah itu saya pikir mau santai saja. Tiba-tiba ada tawaran lagi dari tim Pak Edwin, ya mungkin melalui kesempatan ini saya bisa berkarya lebih banyak," katanya.
Nanang yang memiliki pengalaman di pemerintahan merasa tidak sulit menerima tawaran mendampingi Frederick Edwin, putra seorang tokoh terkemuka di Kutai Barat.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pak Edwin dan tim yang mencoba berkomunikasi dengan saya. Meskipun belum ada kesepakatan secara resmi tapi bagi saya ini adalah panggilan untuk pengabdian kepada masyarakat," ungkap mantan Sekretaris Dinas Pertanian kabupaten Kubar ini.
Meski begitu dia mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk menyambut gegap gempita di Pilkada nanti.
"Saya sadar bahwa saya tidak punya apa-apa untuk konteks Pilkada terutama dari segi finansial. Saya tau dirilah. Makanya waktu diminta itu saya ngomong terus terang dengan tim pak Edwin. Secara rekam jejak, pengalaman, latar belakang dan kapabilitas tentu saya siap," ucap pria asal Long Iram ini.
BACA JUGA:
Bupati Kutai Barat Tolak Istrinya Jadi Cabup di Pilkada Serentak
Nanang menyebut, dirinya memang masih aktif sebagai Kader partai PKB. Namun untuk maju di Pilkada, kemungkinan melalui jalur perseorangan.
"Saya dengar kemungkinan lewat independen, makanya saya mau mengajukan pengunduran diri ke partai. Tapi sejauh ini komunikasi dengan partai masih sangat baik. Ya harapan saya partai tetap mendukung walaupun nanti kita lewat jalur perseorangan," lanjut dia.
Diketahui sejauh ini baru Frederick Edwin dan Nanang Adriani yang mulai disosialisasikan sebagai bakal pasangan calon untuk maju di Pilkada serentak 2024.
Sementara nama-nama lain masih melakukan pendekatan satu sama lain.
Adapun kandidat yang digadang-gadang maju di Pilkada Kubar antara lain, Ketua DPD II Golkar Kubar Haji Achmad Syaiful Acong, Asisten Tiga Setkab Kubar, Sahadi dan Yayuk Seri Rahayu, istri bupati Kubar FX.Yapan.
Lalu ada ketua DPC Gerindra, Ekti Imanuel dan politikus PAN, H.Abdurrahman Agus, Ketua DPC Hanura Kubar, H.Aula serta ketua DPRD Kubar, Ridwai.
Komisi Pemilihan Umum akan memulai tahapan pencalonan khususnya calon perseorangan pada bulan Mei 2024.
Kemudian pendaftaran pasangan calon kepala daerah pada 27 Agustus 2024. Sementara untuk pemungutan suara akan dilaksanakan 27 November mendatang.