Regenerasi Qari Hafidz Jadi Fokus Kemenag Kubar

  • 19 Jul 2025 10:27 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Barat, A. Johan Marpaung, menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan dan regenerasi kader qari’/qari’ah guna menjaga dan meningkatkan prestasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di masa mendatang.

Menurutnya, pembinaan harus dimulai sejak dini dengan menjaring talenta muda dari madrasah, pesantren, hingga sekolah umum, agar regenerasi qari’ dan hafidz dapat berjalan berkesinambungan.

“Mulai menjaring dan membina kader-kader muda dari tingkat madrasah, pesantren, dan sekolah umum. Perlu regenerasi qari’/qari’ah dan hafidz/hafidzah agar keberlangsungan prestasi terjaga,” jelas Johan.

Selain pembinaan talenta, peningkatan kualitas pelatih dan dewan hakim lokal juga menjadi perhatian. Johan menyebut pelatihan dan peningkatan kapasitas harus menjadi agenda prioritas, termasuk mendorong pelatih lokal untuk mengikuti pelatihan di tingkat provinsi atau nasional.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kutai Barat juga diminta melakukan pemetaan potensi dan menyusun database lengkap peserta, cabang lomba, pelatih, serta rekam jejak prestasi. Langkah ini diharapkan dapat membuat pembinaan lebih terarah dan tepat sasaran.

Selain itu, Johan mengajak kolaborasi lintas sektor antara Kemenag, Pemkab, Dinas Pendidikan, ormas Islam, dan media untuk mendukung syiar Al-Qur’an, termasuk keberlanjutan anggaran melalui APBD atau CSR.

“Perlu adanya anggaran berkelanjutan untuk pembinaan dari APBD atau CSR,” katanya.

Untuk memperluas syiar Al-Qur’an di masyarakat, Johan juga mendorong adanya kegiatan lanjutan seperti tabligh akbar, halaqah Qur’an, atau festival Islami lainnya pasca MTQ. Ia menegaskan, upaya pembinaan harus disiapkan lebih matang dengan membentuk tim kerja sejak dini, menyusun program kerja yang terukur, dan menetapkan target realistis untuk meraih hasil lebih baik di MTQ mendatang.

“Segera bentuk tim kerja untuk persiapan MTQ berikutnya dengan mengacu pada hasil evaluasi tahun ini,” ujarnya.

Rekomendasi Berita