KONI Kubar Dorong FASI Gencarkan Promosi dan Kenalkan Prestasi Atlet

  • 01 Okt 2026 07:04 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat, Alsiyus, mendorong Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) lebih aktif mempromosikan kegiatan dan prestasi atlet kepada masyarakat.

Menurut Alsiyus, publikasi penting untuk memperkenalkan keberadaan olahraga dirgantara sekaligus membuka peluang munculnya atlet-atlet muda yang tertarik mengikuti pembinaan.

“Kita yang harus mempromosikan diri kita. Kita yang harus mengendorse cabang olahraga kita supaya olahraga kita ini bisa dikenal masyarakat,” ujar Alsiyus saat meninjau Training Center (TC) FASI Kutai Barat, Selasa 29 September 2026.

Ia meminta FASI tidak hanya fokus pada latihan dan pertandingan, tetapi juga mendokumentasikan setiap kegiatan serta mempublikasikan prestasi atlet melalui media sosial.

“Biar orang tahu, ini peraih medali emas, ini peraih perak, perunggu. Ini yang berjuang untuk Kutai Barat, ini yang mengharumkan Kutai Barat,” katanya.

Alsiyus menilai keberadaan atlet berprestasi dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menekuni olahraga dirgantara. Karena itu, kegiatan pembinaan perlu diperlihatkan secara luas kepada masyarakat.

“Banyak hal yang bisa kita ambil positifnya dari olahraga. Tetapi kita tidak menyesali ada pandangan seperti itu, karena kita kurang menyosialisasikan tentang positifnya olahraga kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong FASI memanfaatkan berbagai platform digital, seperti Instagram, Facebook dan TikTok, untuk memperkenalkan atlet, kegiatan TC hingga prestasi yang telah diraih.

“Peran serta kita ini wajib kita tingkatkan lagi. Jangan hanya latihan, tetapi kita lupa mendokumentasikan,” katanya.

FASI Kubar Miliki 30 Atlet Berlisensi

Ketua Umum FASI Kutai Barat, Suwanto, mengatakan pengembangan olahraga dirgantara di daerah terus dilakukan melalui pembinaan atlet. Saat ini FASI Kutai Barat memiliki 30 atlet berlisensi, terdiri dari 19 atlet paralayang dan 11 atlet paramotor. Seluruh atlet tersebut merupakan putra-putri asal Kutai Barat.

“Ketika saya mulai memimpin FASI, kami membangun pembinaan dari awal. Sekarang kami sudah memiliki 19 atlet paralayang berlisensi dan 11 atlet paramotor berlisensi. Semuanya putra-putri asli Kutai Barat,” kata Suwanto.

Menurut Suwanto, jumlah atlet tersebut menjadi modal penting bagi FASI untuk menjaga keberlanjutan pembinaan dan prestasi olahraga dirgantara di Kutai Barat.

Ia juga menyebut FASI memiliki atlet yang telah menorehkan prestasi di tingkat internasional. Salah satunya Lis Adriana yang disebut telah tiga kali meraih gelar juara dunia.

Keberadaan atlet berprestasi tersebut, menurut Suwanto, menjadi bagian penting dalam memperkenalkan olahraga dirgantara kepada masyarakat sekaligus menarik minat generasi muda.

Karena itu, dorongan KONI Kutai Barat agar FASI memperkuat promosi dan dokumentasi diharapkan dapat membuat aktivitas pembinaan, jumlah atlet, serta prestasi olahraga dirgantara semakin dikenal masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....