Cabor Bowling Kubar Targetkan Hasil Tertinggi di Porprov Kaltim 2026

  • 30 Sep 2026 17:07 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Kabupaten Kutai Barat memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke-8 di Kabupaten Paser, November 2026. Target tersebut diusung di tengah tantangan biaya latihan bowling yang relatif tinggi dan keterbatasan fasilitas di daerah.

Ketua PBI Kutai Barat, Herkolanus, mengatakan semangat atlet dalam menghadapi Porprov sangat luar biasa. Pengurus menargetkan hasil tertinggi dari penampilan 10 atlet yang dipersiapkan.

“Semangat yang luar biasa. Target kita adalah target tertinggi di Porprov,” kata Herkolanus usai meninjau latihan atlet di pusat latihan di Kota Samarinda, Selasa 29 September 2026.

Herkolanus memacu para atlet untuk latihan maksimal, setelah anggaran TC dicairkan KONI Kubar. Berdasarkan daftar transfer KONI Kutai Barat, PBI menyiapkan 10 atlet dan dua pelatih. PBI juga menerima bantuan sebesar Rp39,2 juta, terdiri dari Rp20 juta untuk alat latihan dan Rp19,2 juta untuk bantuan Training Center (TC).

Namun, bowling menjadi salah satu cabang olahraga yang membutuhkan biaya latihan relatif besar. Herkolanus mengatakan atlet harus membayar setiap game yang dimainkan karena arena bowling dikelola pihak swasta.

“Satu game itu harganya lebih dari Rp40 ribu. Kalau mau hasilnya bagus, atlet minimal bermain tiga game dalam sekali latihan. Kalau seminggu latihan lima kali, tentu biayanya cukup besar,” ujarnya.

Herkolanus mengatakan tantangan PBI tidak hanya menyangkut biaya latihan, tetapi juga keterbatasan fasilitas. Kutai Barat hingga kini belum memiliki arena bowling sendiri sehingga atlet harus menjalani latihan di Samarinda.

“Latihan boling memang berbayar per game. Sekali latihan bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah. Karena itu kami berharap ke depan Kutai Barat bisa memiliki fasilitas sendiri agar pembinaan atlet lebih mudah dan biaya bisa lebih efisien,” ujarnya.

Meski menghadapi biaya latihan dan keterbatasan fasilitas, prestasi atlet bowling Kutai Barat menjadi modal menghadapi Porprov.

Pada Babak Kualifikasi Porprov Kaltim, tim bowling Kutai Barat berhasil meraih dua medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu, serta menempati peringkat ketiga klasemen akhir cabang olahraga bowling.

Hasil tersebut menjadi salah satu dasar optimisme PBI Kutai Barat dalam menghadapi Porprov Paser. Pengurus berharap dukungan anggaran dan persiapan TC dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi atlet.

Selain target prestasi jangka pendek, PBI juga berharap pembangunan fasilitas bowling di Kutai Barat dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menekan biaya latihan sekaligus memperluas pembinaan atlet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....