Ketua KONI Kubar Pangkas Anggaran Operasional Demi Maksimalkan Pembinaan Cabor
- 31 Jul 2026 10:13 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Alsiyus, menegaskan komitmennya memprioritaskan pembinaan cabang olahraga (cabor) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Salah satu langkah yang ditempuh ialah memangkas anggaran operasional organisasi agar lebih banyak dana dapat dialokasikan untuk mendukung kebutuhan atlet dan cabor.
Komitmen tersebut disampaikan Alsiyus saat bertemu pengurus Kick Boxing Indonesia (KBI) Kutai Barat di Sekretariat KONI Kubar, Kamis malam, 30 Juli 2026.
Menurut Alsiyus, kebijakan efisiensi anggaran dilakukan agar pembinaan atlet tidak terganggu dan seluruh cabang olahraga tetap memperoleh dukungan maksimal dalam mempersiapkan diri menuju Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
"Kami memilih memangkas anggaran operasional KONI supaya pembinaan cabang olahraga tetap berjalan. Walaupun secara aturan diperbolehkan memotong untuk operasioanl sampai 30 persen, tapi kami pastikan di bawah itu. Prioritas kami adalah memastikan atlet terus berlatih dan memiliki persiapan yang baik menuju Porprov," ujarnya.
Ia menjelaskan, jajaran pengurus telah bersepakat membatasi penggunaan anggaran operasional KONI seminimal mungkin agar porsi anggaran pembinaan atlet menjadi lebih besar.
Alsiyus menambahkan, alokasi anggaran operasional pada kepengurusan KONI periode saat ini ditargetkan tidak mencapai 20 persen dari total anggaran. Bahkan, apabila seluruh rencana dapat direalisasikan, kebutuhan operasional diperkirakan hanya sekitar 10 persen.
"Ini komitmen kami bersama. Dalam kepengurusan periode sekarang kami sudah berjanji kepada para pihak bahwa anggaran KONI harus dikelola secara transparan dan tidak disalahgunakan. Karena itu, kami berupaya menekan biaya operasional agar lebih banyak anggaran dapat dinikmati cabang olahraga dan atlet," ucapnya.
Alsiyus mengaku hingga akhir Juli 2026 anggaran APBD murni KONI Kutai Barat sebesar Rp5,1 miliar juga masih dalam proses pencairan. Meski demikian, pengurus KONI tetap menjalankan program pembinaan dan koordinasi dengan seluruh cabang olahraga sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov.
Alsiyus berharap seluruh cabang olahraga memanfaatkan dukungan tersebut dengan meningkatkan kualitas latihan, menjaga disiplin, serta mempersiapkan atlet sebaik mungkin agar mampu mengharumkan nama Kutai Barat pada Porprov Kalimantan Timur 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....