Bidik Tuan Rumah Porprov Kaltim 2030, KONI Kubar Minta Restu DPRD dan Bupati
- 30 Jul 2026 19:18 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat melempar wacana strategis untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Kalimantan Timur pada tahun 2030 mendatang.
Namun, kesiapan tersebut membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD, terutama dalam penyediaan anggaran serta pembangunan infrastruktur olahraga.
Ketua Umum KONI Kutai Barat, Alsiyus, mengatakan usulan menjadi tuan rumah Porprov 2030 terus mengemuka setiap dirinya menghadiri kegiatan KONI tingkat provinsi. Menurutnya, dari sisi organisasi, KONI siap mendukung, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah daerah dan DPRD.
"Setiap saya ke provinsi selalu ditanya apakah Kutai Barat siap menjadi tuan rumah Porprov 2030. Saya selalu menjawab, kalau dari KONI kami siap. Tetapi keputusan itu tentu bergantung pada dukungan pemerintah daerah dan DPRD, karena yang paling menentukan adalah kesiapan anggaran serta infrastruktur olahraga," kata Alsiyus, Kamis 30 Juli 2026.
Ia menilai penyelenggaraan Porprov akan menjadi momentum mempercepat pembangunan fasilitas olahraga, meningkatkan pembinaan atlet, sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, persiapan perlu dimulai sejak sekarang.
"Kalau kita ingin olahraga Kutai Barat semakin maju, menjadi tuan rumah Porprov adalah peluang yang harus dipersiapkan sejak sekarang. Kami berharap DPRD bersama pemerintah daerah dapat mendukung rencana ini sehingga Kutai Barat benar-benar siap ketika mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pada 2030," ujarnya.
Sejalan dengan itu, Wakil Ketua I KONI Kutai Barat, Arkadius Elly, mengajak pemerintah daerah dan DPRD mulai membangun komitmen bersama untuk mendukung pencalonan Kutai Barat sebagai tuan rumah Porprov Kalimantan Timur IX tahun 2030.
Ajakan tersebut disampaikan Arkadius saat rapat kerja bersama Komisi III DPRD Kutai Barat di ruang rapat komisi, Selasa, 14 Juli 2026. Ia berharap seluruh anggota DPRD mendampingi kontingen Kutai Barat pada Porprov Kalimantan Timur VIII di Kabupaten Paser, November 2026, agar dapat melihat langsung penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Kalimantan Timur.
"Kami berharap Bapak dan Ibu DPRD mendampingi kontingen Kutai Barat ke Porprov di Kabupaten Paser. Dengan melihat langsung pelaksanaannya, kita akan memiliki gambaran nyata apabila Kutai Barat memutuskan maju sebagai tuan rumah Porprov 2030," kata Arkadius.
Menurutnya, pengalaman tersebut akan memberikan gambaran mengenai kesiapan venue, akomodasi atlet, transportasi, hingga manajemen pertandingan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan apabila Kutai Barat resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Arkadius optimistis Kutai Barat memiliki potensi yang tidak kalah dibandingkan daerah lain. Bahkan, menurutnya, Kabupaten Paser yang menjadi tuan rumah Porprov 2026 memiliki keterbatasan fasilitas penginapan dibandingkan Kutai Barat.
"Kalau Paser saja berani menjadi tuan rumah, saya yakin Kutai Barat juga mampu. Kita hanya perlu menyiapkan perencanaan, dukungan pemerintah, dan komitmen bersama," ucap mantan anggota DPRD Kubar itu.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Porprov tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui meningkatnya kunjungan atlet, ofisial, dan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....