Berburu Emas di Porprov Kaltim, AFI Kutai Barat Gelar Seleksi Terbuka Awal Juli

  • 28 Jun 2026 05:16 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Kabupaten Kutai Barat menggelar seleksi terbuka atlet futsal putra dan putri untuk memperkuat tim yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser, November mendatang.

Ketua AFI Kutai Barat, Fransiskus Rizki Rinaldo, mengatakan seleksi akan berlangsung di GOR Desnan Sendawar selama empat hari, mulai 1 hingga 4 Juli 2026. Seleksi tim putra dijadwalkan pada 1–2 Juli, sedangkan tim putri pada 3–4 Juli.

"Seleksi ini terbuka bagi seluruh pecinta futsal di Kutai Barat yang memenuhi persyaratan usia. Kami ingin menjaring pemain-pemain terbaik untuk membela Kutai Barat di Porprov Kaltim," kata Rizki di Sendawar, Sabtu 27 Juni 2026.

Ia menjelaskan, peserta kategori putra harus merupakan atlet kelahiran tahun 2009 ke bawah. Panitia juga menyediakan kuota maksimal empat pemain kelahiran 2007–2008 sesuai regulasi pertandingan. Untuk kategori putri, peserta berasal dari kelahiran tahun 2003 dengan tambahan kuota empat pemain tanpa batasan usia sesuai ketentuan yang berlaku.

Rizki menegaskan seleksi hanya diperuntukkan bagi pemain asal Kutai Barat. Menurutnya, daerah ini memiliki banyak atlet futsal potensial sehingga pembinaan difokuskan kepada talenta lokal.

"Kami memiliki stok pemain yang cukup banyak. Karena itu kami memprioritaskan atlet lokal agar mendapat kesempatan membela daerahnya sendiri," ujarnya.

Rizki menegaskan, tim kepelatihan menggelar seleksi ini berdasarkan evaluasi mendalam pasca Babak Kualifikasi (BK). Lewat penyaringan ulang ini, AFI Kubar membidik target maksimal pada ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.

"Target kita adalah emas. Saya yakin dan percaya Kubar bisa bersaing dengan sangat kompetitif pada Porprov 2026 nanti. Lewat persiapan matang dan melimpahnya stok anak-anak bertalenta di Kubar, saya sangat optimis kita bisa meraih emas," ujarnya mantap.

Langkah strategis AFI Kubar ini langsung mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat. Sistem terbuka ini dinilai menjadi angin segar untuk menjamin transparansi dan keadilan bagi seluruh klub lokal.

Ketua KONI Kubar, Alsiyus mengatakan seleksi terbuka ini merupakan langkah cerdas untuk menyaring bakat-bakat terpendam secara objektif, sekaligus memutus stigma negatif dalam pemilihan atlet daerah.

"Saya sangat mendukung seleksi terbuka ini agar para pemain dari berbagai klub memiliki kesempatan yang sama. Strategi Ketua Futsal Kubar sangat tepat untuk menjaring bakat. Jangan sampai ada anggapan di masyarakat bahwa pemilihan ini karena faktor keluarga atau nepotisme. Siapa yang mainnya bagus, itu yang kita rekrut mewakili Kubar," ujar Alsiyus optimis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....