Seratus Lebih Atlet Ramaikan Kejuaraan Panahan Indoor di Kutai Barat

  • 16 Jun 2026 07:03 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Sebanyak 100 atlet panahan dari berbagai kelompok usia meramaikan Kejuaraan Panahan Indoor Open Mini Archery Series IV yang berlangsung di GOR Desnan Sendawar, Kutai Barat, sejak Jumat 12 Juni hingga Minggu, 14 Juni 2026 malam.

Selain diikuti atlet lokal, ajang ini juga menarik partisipasi sejumlah pemanah dari Kota Samarinda.

Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kutai Barat sekaligus Ketua Panitia, Sadli, mengatakan mayoritas peserta berasal dari Kutai Barat. Meski berstatus kejuaraan terbuka, kegiatan ini tetap difokuskan untuk memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet panahan daerah.

"Peserta kurang lebih ada 100 orang, mulai kelompok usia dini sampai dewasa. Ada juga beberapa atlet dari Samarinda yang ikut berpartisipasi," ujar Sadli saat acara penutupan dan penyerahan medali.

Ia menyebut, kejuaraan mempertandingkan sejumlah nomor, mulai kategori barebow usia 10 tahun jarak 5 meter, usia 12 tahun jarak 10 meter, usia 15 tahun jarak 18 meter, usia 17 tahun jarak 15 meter, hingga kategori umum barebow dan compound jarak 18 meter.

Menariknya, rentang usia peserta sangat beragam. Atlet termuda berusia sekitar lima tahun, sementara kategori dewasa tidak dibatasi usia. Kondisi ini menjadikan panahan sebagai salah satu cabang olahraga yang mampu mempertemukan berbagai generasi dalam satu arena kompetisi.

Menurut Sadli, Mini Archery Series merupakan agenda rutin Perpani Kutai Barat yang digelar sedikitnya dua kali setiap tahun. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan olahraga panahan kepada masyarakat, mencari bibit atlet potensial, serta mengukur hasil latihan para atlet.

"Melalui kejuaraan ini kami ingin terus mensosialisasikan panahan kepada masyarakat, mencari bibit-bibit atlet berprestasi, sekaligus menjadi sarana mengukur hasil latihan atlet dan melatih mental bertanding mereka," katanya.

Anggota DPRD Kubar itu menilai, tingginya partisipasi atlet usia dini menjadi pertanda positif bagi perkembangan panahan di Kutai Barat. Kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan atlet menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur.

Sadli mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas dengan hasil yang diraih. Bagi yang belum berhasil menjadi juara, ia meminta agar menjadikan pengalaman bertanding sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras.

"Yang menentukan juara bukan keberuntungan semata, tetapi kerja keras, disiplin berlatih, dan pengalaman bertanding. Semakin sering berlatih dan mengikuti kejuaraan, peluang untuk berprestasi akan semakin besar," ucapnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat, Gamas Laden, mengapresiasi konsistensi Perpani dalam menggelar kompetisi. Menurutnya, kejuaraan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet karena memberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah jam terbang bertanding.

"Berlatih saja tidak cukup. Atlet juga harus sering bertanding untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang sudah dibangun selama latihan. Kejuaraan seperti ini menjadi tempat evaluasi sekaligus menambah pengalaman bertanding," ujarnya.

Gamas juga memberikan penghargaan kepada para orang tua yang terus mendampingi anak-anak mereka selama mengikuti kejuaraan. Ia menilai dukungan keluarga menjadi modal penting dalam membangun karakter dan prestasi atlet sejak usia dini.

"Jangan lelah mendukung anak-anak kita. Ketika mereka memiliki hobi yang positif seperti olahraga, mereka akan lebih fokus pada kegiatan yang bermanfaat dan terhindar dari hal-hal negatif. Ini investasi masa depan yang sangat berharga," katanya.

Ia optimistis semakin sering kompetisi digelar, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet panahan berprestasi dari Kutai Barat yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Apalagi, para atlet masih memiliki waktu sekitar empat hingga lima bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov di Kabupaten Paser.

Ketua KONI Kubar, Alsiyus foto bersama dengan para juara pada ajang Kejuaraan Panahan Indoor Open Mini Archery Series IV yang berlangsung di GOR Desnan Sendawar, Kutai Barat, sejak Jumat 12 Juni hingga Minggu, 14 Juni 2026 malam. Foto: RRI Sendawar/Andreas.

Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, menilai perkembangan panahan di daerah menunjukkan tren yang menggembirakan. Ia mengapresiasi kerja keras Perpani yang dinilai berhasil membangun pembinaan hingga melahirkan klub-klub dan atlet-atlet baru.

"Perkembangan panahan saat ini sangat luar biasa. Klub-klub panahan terus bertambah dan minat masyarakat juga semakin tinggi. Ini menunjukkan pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik," katanya.

Alsiyus juga mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi olahraga dan pencarian bibit atlet baru. Menurutnya, semakin banyak masyarakat mengetahui perkembangan panahan, semakin besar pula peluang munculnya talenta-talenta baru dari Kutai Barat.

"Hal-hal baik harus dipublikasikan. Media sosial harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui perkembangan olahraga di Kutai Barat dan tertarik untuk bergabung," ujarnya.

Ia menegaskan kemajuan olahraga tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja. Pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, dan masyarakat harus berjalan bersama untuk membangun prestasi olahraga daerah.

"Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus saling mendukung dan saling menguatkan. Kalau bergerak bersama, saya yakin olahraga Kutai Barat akan semakin maju," katanya tegas.

Alsiyus juga menyambut baik rencana penyelenggaraan Bupati Cup Panahan pada 2027 yang diharapkan menjadi bagian dari rangkaian Festival Dahau. Turnamen tersebut diproyeksikan menjadi ajang panahan terbesar yang pernah digelar di Kutai Barat.

Ia menilai, kejuaraan ini menjadi bukti bahwa olahraga panahan semakin diminati masyarakat Kutai Barat serta berpotensi melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....