Gelar Seleksi Terbuka Atlet Porprov, PBSI Kubar Utamakan Pemain Lokal
- 08 Jun 2026 13:48 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Sebanyak 50 atlet bulu tangkis dari berbagai kecamatan di Kutai Barat mengikuti seleksi terbuka yang digelar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kutai Barat untuk menghadapi Porprov 2026. Seleksi ini diikuti 22 atlet putri dan 28 atlet putra ini adalah bagian dari proses penjaringan atlet terbaik daerah.
Ketua PBSI Kutai Barat, Leo, mengatakan seleksi dilakukan secara terbuka dan murni berdasarkan kemampuan atlet. PBSI menargetkan terbentuknya skuad terbaik yang nantinya akan mewakili Kutai Barat di ajang Porprov Kaltim bulan November mendatang.
“Yang kami lihat terutama skill, fisik, mental, dan keuletan pemain. Yang terbaik itu yang akan kami ambil,” ujar Leo, di sela-sela seleksi yang digelar di Gedung Pembinaan (PB) bulu tangkis Sempekat Junior kelurahan Simpang Raya, kecamatan Barong Tongkok, Minggu 7 Juni 2026.
Dari seleksi tersebut, PBSI akan memilih masing-masing delapan atlet putra dan delapan atlet putri. Para atlet nantinya dipersiapkan untuk nomor tunggal, ganda putra-putri, ganda campuran, hingga beregu.
Leo menegaskan seluruh peserta wajib memiliki identitas Kutai Barat, seperti KTP dan kartu keluarga. Menurutnya, PBSI ingin membangun prestasi olahraga melalui pembinaan atlet lokal asli daerah.
“Kami ingin bangga menggunakan atlet Kutai Barat sendiri. Karena kami berpikir bukan hanya untuk hari ini, tetapi jangka panjang,” katanya.

Setelah seleksi selesai, atlet yang lolos akan menjalani training center (TC) selama dua bulan. Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding atlet sebelum turun di Porprov 2026.
Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, yang hadir langsung memantau jalannya seleksi, mengapresiasi langkah PBSI dalam membangun pembinaan usia dini secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan atlet harus dimulai sejak dini agar Kutai Barat memiliki regenerasi atlet berprestasi di masa depan.
“Harapan kita seleksi ini bisa melahirkan atlet-atlet Kutai Barat yang siap mental dan berprestasi,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih PBSI Kutai Barat, Handika Julianda Sitorus, menilai seleksi terbuka menjadi langkah positif untuk mencari bibit atlet berkualitas yang benar-benar siap bertanding membawa nama daerah.
PBSI Kutai Barat optimistis potensi atlet tahun ini mampu membawa prestasi lebih baik pada Porprov ke-8 di kabupaten Paser nanti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....