PABSI Kubar Terkendala Peralatan dan Nutrisi Atlet jelang Porprov Kaltim

  • 03 Jun 2026 07:55 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda – Persiapan atlet angkat besi kabupaten Kutai Barat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser terus dimatangkan. Namun tim PABSI Kutai Barat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan peralatan latihan dan dukungan nutrisi atlet.

Pelatih PABSI Kutai Barat, Mariani, mengatakan para atlet saat ini menjalani latihan secara intensif untuk meningkatkan kemampuan menjelang Porprov. Meski semangat atlet tetap tinggi, beberapa kebutuhan dasar penunjang prestasi masih belum terpenuhi secara maksimal.

"Anak-anak terus berusaha dan rajin berlatih. Tetapi kami memang masih kekurangan beberapa kebutuhan seperti sepatu khusus angkat besi, susu, suplemen, dan obat-obatan yang sangat diperlukan untuk menunjang kondisi atlet," ujar Mariani saat mendampingi latihan atlet di Samarinda, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, kebutuhan tersebut sangat penting karena atlet saat ini memasuki fase latihan yang semakin berat. Dukungan perlengkapan dan nutrisi yang memadai diyakini akan membantu menjaga kondisi fisik atlet sehingga mampu tampil optimal saat bertanding.

Selain kebutuhan atlet senior, Mariani juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia dini sebagai upaya regenerasi. Ia berharap perhatian terhadap atlet muda terus ditingkatkan agar prestasi angkat besi Kutai Barat dapat berlanjut pada masa mendatang.

"Pembinaan atlet muda juga harus diperhatikan. Mereka adalah calon-calon atlet yang nantinya akan melanjutkan prestasi angkat besi Kutai Barat," katanya.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, Ketua PABSI Kutai Barat, Yosua, memastikan program latihan tetap berjalan sesuai rencana. Bahkan, sejumlah kebutuhan atlet masih diupayakan secara pribadi agar persiapan menuju Porprov tidak terganggu.

Ia mengungkapkan kendala terbesar saat ini berada pada pemenuhan suplemen dan kebutuhan penunjang kondisi fisik atlet. Meski demikian, seluruh atlet tetap menjalani latihan rutin empat kali dalam sepekan sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang olahraga terbesar di Kalimantan Timur tersebut.

"Untuk kendala saat ini lebih kepada kebutuhan suplemen atlet. Sementara masih bisa kami tutupi agar kebutuhan atlet tetap terpenuhi dan latihan berjalan sesuai program," ujar Yosua.

Menurutnya, dukungan kepada atlet merupakan bentuk tanggung jawab pengurus agar para atlet dapat fokus menjalani latihan tanpa terbebani persoalan kebutuhan dasar. Ia optimistis kerja keras yang dilakukan selama ini akan berdampak positif terhadap pencapaian prestasi di Porprov nanti.

Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, mengapresiasi semangat atlet, pelatih, dan pengurus yang tetap konsisten menjalankan program pembinaan meski menghadapi berbagai keterbatasan. Ia menilai dedikasi yang ditunjukkan menjadi modal penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah.

"Semangat atlet dan pelatih luar biasa. Keterbatasan jangan menjadi penghalang untuk berprestasi. Kami berharap seluruh atlet tetap fokus berlatih dan menjaga motivasi untuk mengharumkan nama Kutai Barat," kata Alsiyus.

Ia juga mengapresiasi kepedulian pengurus cabang olahraga yang terus berupaya memenuhi kebutuhan atlet agar persiapan tetap berjalan maksimal. Menurutnya, kolaborasi antara atlet, pelatih, pengurus, dan KONI menjadi kunci untuk mewujudkan target prestasi pada Porprov Kaltim 2026.

KONI Kubar lanjut Alsiyus, berkomitmen membangun regenerasi atlet, serta mendukung program latihan agar PABSI mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik bagi daerah pada Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser November mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....