Raih 15 Medali di BK, Cabor Aero Sport Kubar Jadi Salah Satu Andalan di Porprov Kaltim

  • 31 Mei 2026 16:02 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) kabupaten Kutai Barat menjadi salah satu cabang olahraga andalan kontingen Kutai Barat menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Optimisme tersebut muncul setelah FASI berhasil mengoleksi 15 medali pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov.

Ketua Umum FASI Kutai Barat, Suwanto, mengatakan capaian tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan di Porprov November mendatang. Dari tiga disiplin olahraga yang diikuti, atlet FASI mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan.

“Berdasarkan hasil BK Porprov kemarin, FASI mendapatkan total 15 medali. Terdiri dari enam medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu,” kata Suwanto, Sabtu 30 Mei 2026.

Ia menjelaskan, enam medali emas tersebut berasal dari tiga nomor berbeda, yakni tiga emas dari paralayang, dua emas dari paramotor, dan satu emas dari aeromodelling. Raihan tersebut menempatkan FASI sebagai salah satu penyumbang medali potensial bagi Kutai Barat pada Porprov nanti.

Menurut Suwanto, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras atlet dan pengurus yang terus melakukan pembinaan meski dengan berbagai keterbatasan. Bahkan, beberapa atlet harus berlatih dengan fasilitas yang belum sepenuhnya memadai.

Saat ini, FASI mulai mempersiapkan program pemusatan latihan atau training center (TC) untuk meningkatkan kemampuan atlet sebelum bertanding di Porprov. Fokus utama pembinaan diarahkan pada upaya mempertahankan prestasi yang telah diraih sekaligus meningkatkan jumlah medali emas.

“Target kami minimal mempertahankan enam emas yang sudah didapat. Kalau memungkinkan, kami ingin menambah menjadi tujuh atau delapan medali emas,” ujarnya.

Meski optimistis, Suwanto mengakui masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait fasilitas latihan dan sarana olahraga. Salah satunya adalah kondisi venue latihan paralayang di kawasan Gunung Es yang saat ini membutuhkan pembenahan sebelum kembali digunakan secara maksimal.

Selain itu, FASI juga masih kekurangan sejumlah peralatan utama seperti paramotor, perlengkapan aeromodelling, dan perlengkapan pendukung lainnya. Selama ini sebagian atlet bahkan harus menggunakan peralatan pinjaman saat mengikuti kejuaraan.

Namun keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat para atlet untuk terus berprestasi. Suwanto menilai dukungan dari KONI Kutai Barat yang mulai aktif melakukan pemantauan dan pendampingan menjadi energi positif bagi seluruh atlet.

“Kami mengapresiasi kepengurusan KONI yang sekarang karena bergerak cepat dan memberikan dukungan kepada cabang olahraga yang sedang mempersiapkan diri menuju Porprov,” katanya.

Dengan bekal 15 medali dari BK Porprov, FASI Kutai Barat optimistis dapat kembali menjadi salah satu penyumbang medali bagi daerah.

Cabang olahraga dirgantara itu pun bertekad mempertahankan tradisi prestasi sekaligus mengharumkan nama Kutai Barat pada Porprov Paser 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....