Pelatih Tinju Kubar Fokus Bentuk Mental Atlet jelang Porprov Kaltim

  • 30 Mei 2026 03:38 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pelatih tinju Kutai Barat, Agiel Sepgu Chinda, menegaskan pembentukan mental atlet menjadi fokus utama dalam training center (TC) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.

Menurut Agiel kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting yang menentukan penampilan atlet saat bertanding di atas ring, selain kemampuan teknik dan kondisi fisik.

“Untuk TC nanti fokusnya ke fisik, teknik dan mental. Mental ini penting sekali,” kata Agil saat ditemui di lokasi latihan atlet tinju Kutai Barat, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat 29 Mei 2026.

Ia menjelaskan, program latihan yang disiapkan nantinya akan lebih banyak mengutamakan sparring partner atau latihan tanding untuk membentuk keberanian dan rasa percaya diri atlet saat menghadapi lawan.

“Kita akan banyak sparring supaya mental terbentuk. Karena kalau naik ring nanti penonton ramai dan banyak teriakan, mental harus kuat,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan teknik yang dimiliki atlet tidak akan berjalan maksimal apabila kondisi fisik dan mental tidak dipersiapkan dengan baik.

“Walaupun punya teknik, kalau tidak ada fisik sama juga bohong,” ucapnya.

Agiel mengatakan sejauh ini perkembangan atlet tinju Kutai Barat cukup positif. Pengalaman mengikuti sejumlah kejuaraan tingkat provinsi menjadi bekal penting bagi atlet untuk menghadapi persaingan di Porprov mendatang.

Sebelumnya, atlet tinju Kutai Barat telah mengikuti Kejuaraan Gubernur, Popda hingga Babak Kualifikasi Porprov. Dari berbagai ajang tersebut, atlet Kubar berhasil menunjukkan peningkatan prestasi dengan raihan dua medali emas dan tiga perunggu pada BK Porprov.

“Dari Piala Gubernur, POPDA sampai BK kemarin, memang kita siap untuk Porprov ini,” katanya.

Meski optimistis, Agiel mengakui cabang olahraga tinju di Kutai Barat masih menghadapi keterbatasan fasilitas latihan. Tempat latihan yang digunakan saat ini dinilai belum memadai untuk menunjang pembinaan atlet secara maksimal.

“Kekurangannya tempat latihan dan samsak kita sangat terbatas,” katanya.

Selain itu, PERTINA Kutai Barat juga belum memiliki ring tinju sendiri sehingga latihan dan persiapan pertandingan belum bisa dilakukan secara optimal.

Namun di tengah keterbatasan tersebut, semangat para atlet untuk terus berlatih tetap tinggi. Agiel berharap dukungan fasilitas dan perhatian dari berbagai pihak dapat membantu meningkatkan kualitas latihan atlet menuju Porprov Kaltim 2026.

“Harapan kami tentu fasilitas latihan bisa lebih baik supaya anak-anak semakin maksimal dan percaya diri menghadapi pertandingan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....