Pelatih E-Football Kubar Siap Turunkan Empat Atlet di Porprov Kaltim 2026
- 27 Mei 2026 04:43 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Divisi E-Football cabang olahraga E-Sport Kutai Barat mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur dengan menyiapkan empat atlet terbaik untuk bertanding pada nomor individual dan beregu.
Pelatih sekaligus pembina divisi E-Football Kutai Barat, Johannes Andi mengatakan persiapan atlet difokuskan pada peningkatan strategi permainan dan kemampuan membaca pola lawan dalam pertandingan.
“Sebenarnya kalau di bidang E-Football sendiri, karena permainannya sepak bola, jadi player harus lebih jeli memahami taktikal dalam permainan itu sendiri,” kata Andi dalam pertemuan dengan Ketua KONI Kubar di Sendawar, Senin 25 Mei 2026 malam.
Menurut Andi, para atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bermain yang baik, tetapi juga harus mampu menyusun strategi saat menyerang maupun bertahan menghadapi lawan yang memiliki level permainan lebih tinggi.
“Ketika lawannya lebih tinggi levelnya di atas kita, ya kita juga harus bisa mengantisipasi itu dengan strategi yang sudah dimiliki,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk Porprov mendatang divisi E-Football Kutai Barat menyiapkan empat pemain yang akan tampil pada kategori satu lawan satu dan dua lawan dua.
“Kalau untuk E-Football sendiri ada empat player. Ada yang individual satu lawan satu dan ada juga kategori beregu dua lawan dua,” ujarnya.
Johannes mengatakan E-Football saat ini menjadi salah satu permainan yang sangat populer di kalangan anak muda Kutai Barat, terutama pelajar SMP dan SMA. Tingginya minat tersebut terlihat dari ramainya tempat rental PlayStation yang dipenuhi pemain muda setiap harinya.
“Dari rental-rental PlayStation itu kita bisa melihat kualitas pemain untuk dipanggil mengikuti TC,” ucapnya.
Menurutnya, perkembangan E-Football menjadi peluang besar bagi generasi muda Kutai Barat untuk menyalurkan hobi bermain game ke arah yang lebih positif dan berprestasi.
Meski mayoritas pemain masih didominasi laki-laki, Johannes menyebut cabang E-Football juga terbuka bagi atlet perempuan yang ingin berkembang di dunia E-Sport.
Ia berharap para atlet yang dipersiapkan menuju Porprov tetap konsisten menjalani latihan dan terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing dengan daerah lain di Kalimantan Timur.
“Harapan kami tentu pemain bisa lebih berkembang lagi dan memberikan hasil terbaik untuk Kutai Barat di Porprov nanti,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....