Makin Nyaman Kerja di IKN, Pegawai Otorita Nikmati Gaya Hidup Kota 10 Menit
- 31 Jul 2026 08:14 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Nusantara – Konsep kota 10 menit mulai dirasakan oleh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang bermukim di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jarak yang dekat antara hunian, perkantoran, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas publik membuat warga memiliki lebih banyak waktu untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga, dan menikmati aktivitas di luar jam kerja.
Menjelang pukul 17.00 WITA, lalu lintas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara mulai lengang. Di halte bus depan Kantor Otorita IKN, sejumlah pegawai tampak menunggu bus dalam kota gratis menuju hunian masing-masing. Perjalanan pulang yang hanya memakan waktu sekitar 10 menit menjadi gambaran perubahan pola hidup di ibu kota baru.
Salah seorang ASN Otorita IKN, Mirfa, mengaku perubahan terbesar yang dirasakan bukan hanya lokasi tempat kerja yang lebih dekat, tetapi juga kualitas hidup yang meningkat karena waktu perjalanan yang jauh lebih singkat.
"Dulu setelah pulang kerja rasanya sudah capek karena perjalanan panjang. Sekarang selesai kerja masih sempat jogging atau ikut latihan badminton. Rasanya hari belum benar-benar selesai setelah jam kantor," ujarnya dikutip situs resmi IKN, Kamis 30 Juli 2026.
Menurut Mirfa, waktu yang sebelumnya habis di perjalanan kini dapat dimanfaatkan untuk berolahraga, mengikuti kegiatan komunitas, atau menghabiskan waktu bersama keluarga.
Kondisi serupa juga dirasakan pekerja dari berbagai kementerian, lembaga, dan pelaku usaha yang telah menetap di Nusantara. Kehadiran kawasan hunian yang terintegrasi dengan perkantoran, pusat kuliner, fasilitas kesehatan, ruang terbuka hijau, dan sarana olahraga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Konsep tersebut merupakan bagian dari pengembangan kota layak huni (livable city) yang diterapkan di IKN. Melalui tata ruang yang terintegrasi, berbagai kebutuhan masyarakat dapat dijangkau dalam waktu singkat tanpa bergantung pada kendaraan pribadi. Jalur pejalan kaki dan jalur sepeda yang saling terhubung juga mendorong masyarakat memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Bagi Mirfa, perubahan itu terasa nyata setiap akhir pekan. Ia kerap mengajak keluarganya berjalan kaki menikmati ruang terbuka hijau di sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan.
"Saya berharap ke depan semakin banyak fasilitas yang lengkap. Sekarang jalur pejalan kaki semakin terhubung, sangat nyaman rasanya jalan sore hari menikmati senja di belakang Istana Garuda sambil menghirup udara sore di IKN yang bersih. Saya senang sekali," katanya.
Otorita IKN menyebut pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat. Seiring bertambahnya jalan, layanan publik, kawasan komersial, dan ruang terbuka hijau, ritme kehidupan warga diharapkan semakin efisien dengan waktu tempuh yang singkat, udara yang lebih bersih, serta akses yang mudah menuju berbagai fasilitas publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....