Kasus ISPA di Kubar Capai 1.504 Kasus sejak Terjadi Karhutla
- 30 Sep 2026 17:15 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mencapai 1.504 kasus, sejak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak terhadap kondisi udara pada Juni 2026.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kubar, Barnabas mengatakan, peningkatan kasus terlihat dalam beberapa bulan terakhir, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Agustus.
“Terkait dengan dampak karhutla yang sudah terjadi sejak bulan Juni, sampai dengan hari ini memang ada peningkatan, ada peningkatan yang cukup signifikan. Terutama di bulan Agustus,” kata Barnabas, Selasa 29 September 2026.
Dijelsakan, data Dinas Kesehatan Kubar, terdapat 194 kasus ISPA pada Juni. Jumlah tersebut meningkat menjadi 415 kasus pada Juli dan kembali naik menjadi 478 kasus pada Agustus.
Memasuki September, jumlah kasus tercatat 417 kasus hingga periode pendataan terakhir. Meski mengalami penurunan dibandingkan Agustus, angka tersebut tetap menjadi bagian dari total kasus yang cukup besar selama periode karhutla.
“Jadi total keseluruhan sampai dengan bulan September ini 1.504 kasus,” ujarnya.
Barnabas menjelaskan angka tersebut berasal dari kasus yang tercatat melalui pelayanan kesehatan masyarakat di puskesmas. Data juga dapat berasal dari pelayanan lain yang dilakukan jajaran kesehatan di lapangan.
Menurutnya, angka tersebut belum tentu menggambarkan seluruh masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan. Sebagian warga kemungkinan memilih menangani keluhan secara mandiri tanpa mendatangi fasilitas kesehatan.
Kondisi itu membuat jumlah kasus yang tercatat Dinas Kesehatan Kubar, perlu dipahami sebagai data pelayanan yang masuk, bukan keseluruhan kasus gangguan kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat selama periode kabut asap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....