Dr. Rafaela: Imunisasi dan Pola Hidup Sehat Kunci Cegah Hepatitis

  • 05 Agt 2026 14:20 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengajak masyarakat untuk lebih mengenali cara penularan dan pencegahan hepatitis sebagai upaya menekan penyebaran penyakit tersebut. Edukasi terus dilakukan melalui puskesmas dan berbagai kegiatan promosi kesehatan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan hati.

Ketua Tim Kerja Pengendalian Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat, dr. Rafaela Wisdafiesta, mengatakan, hepatitis merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh virus maupun faktor nonvirus.

"Terdapat beberapa jenis hepatitis, yakni hepatitis A, B, C, D, dan E, yang memiliki cara penularan berbeda sehingga masyarakat perlu memahami langkah pencegahannya," ucapnya pada Rabu 5 Agustus 2026.

Dr. Rafaela mengatakan, hepatitis A dan hepatitis E umumnya menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Karena itu, masyarakat diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menghindari konsumsi makanan yang tidak terjamin kebersihannya.

Sementara itu, hepatitis B dan hepatitis C lebih banyak ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, maupun tindakan seperti tato.

"Kedua jenis hepatitis tersebut berisiko menjadi penyakit kronis apabila tidak segera ditangani," katanya.

Lebih lanjut, dr. Rafaela menuturkan, pencegahan hepatitis juga dilakukan melalui pemberian imunisasi hepatitis B sejak bayi baru lahir. Vaksinasi dilanjutkan sesuai jadwal hingga bayi memperoleh imunisasi dasar lengkap sebagai bentuk perlindungan sejak dini terhadap penyakit tersebut.

Dr. Rafaela menegaskan, masyarakat tidak perlu mengucilkan anggota keluarga yang menderita hepatitis karena penyakit tersebut tidak menular melalui berjabat tangan, berpelukan, maupun berinteraksi sehari-hari. Sebaliknya, dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar penderita tetap semangat menjalani pengobatan.

Ia mengimbau, masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila memiliki faktor risiko atau mengalami keluhan yang mengarah pada hepatitis. Melalui deteksi dini, imunisasi, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat, penyebaran hepatitis diharapkan dapat ditekan dan target eliminasi hepatitis dapat tercapai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....