Manfaat Cabe untuk Saluran Pencernaan yang Jarang Diketahui
- 20 Jun 2026 15:41 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Rasa pedas yang menyengat dari cabai sering kali dituding sebagai biang keladi utama masalah sakit perut dan diare. Namun, di balik sensasi membakar yang dihasilkan saat menyentuh lidah, buah dari genus Capsicum ini ternyata menyimpan khasiat tersembunyi yang sangat baik untuk memelihara kesehatan dinding lambung dan usus Anda.
Sensasi pedas pada cabai bersumber dari senyawa aktif bernama kapsaisin (capsaicin). Berdasarkan studi klinis yang dipublikasikan dalam Jurnal Gizi Klinis Indonesia (Universitas Gadjah Mada), zat kapsaisin dalam dosis yang tepat tidak menyebabkan luka, melainkan merangsang sel-sel mukosa lambung untuk meningkatkan produksi cairan pelindung. Proses ini secara aktif melindungi lapisan lambung dari asam berlebih, memperlancar aliran darah di area sistem pencernaan, serta efektif menekan pertumbuhan bakteri patogen seperti Helicobacter pylori penyebab mag.
Saat zat pedas masuk ke dalam tubuh, sistem pencernaan kita akan meresponsnya melalui beberapa tahapan mekanis berikut ini:
1.Stimulasi Saraf dan Air Liur:
Kapsaisin memicu reseptor panas di rongga mulut. Sinyal ini merangsang kelenjar ludah memproduksi enzim amilase lebih banyak untuk membantu pelumasan makanan sebelum turun ke kerongkongan.
2.Pemicuan Sekresi Cairan Pelindung:
Saat mencapai lambung, kapsaisin menstimulasi saraf sensorik untuk melepaskan zat alkali. Cairan ini bertindak sebagai benteng alami guna menetralkan tingkat keasaman dan mencegah iritasi dinding lambung.
3.Peningkatan Aliran Darah Mikrosirkulasi:
Senyawa aktif memicu pembuluh darah di sekitar usus untuk melebar (vasodilatasi). Aliran darah yang lancar mempercepat proses penyerapan sari-sari makanan dan mikronutrien oleh fili usus.
4.Perondangan Gerak Peristaltik:
Kapsaisin merangsang otot-otot usus besar untuk bergerak lebih aktif secara ritmis. Gerakan peristaltik yang teratur ini sangat membantu mencegah endapan tinja dan mengatasi masalah sembelit.
Cara Aman Makan Cabai Tanpa Sakit Perut
Bagi Anda yang memiliki lambung sensitif, selalu buang biji cabai sebelum diolah, karena bagian biji dan plasenta putih di dalamnya mengandung kadar kapsaisin paling pekat yang bisa memicu kram usus. Hindari mengonsumsi makanan pedas saat perut Anda benar-benar kosong, dan selalu imbangi dengan meminum segelas susu hangat atau air kelapa jika sensasi terbakar mulai terasa tidak nyaman di perut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....