SDN 008 Samarinda Ulu Terapkan Koding dan AI sejak Tahun Ajaran 2025
- 29 Mei 2026 07:33 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengumumkan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) akan menjadi mata pelajaran pilihan mulai tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Menindaklanjuti arah kebijakan tersebut, SDN 008 Samarinda Ulu telah lebih dahulu menerapkan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial sejak tahun 2025. Program itu dijalankan secara bertahap dengan fokus pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik sebelum diterapkan kepada peserta didik.
Dikutip pada Halo Kaltim, Jumat, 29 Mei 2026, Kepala SDN 008 Samarinda Ulu, Sitti Hadijah Abdul Hadi mengatakan sekolahnya terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan program tersebut agar pembelajaran dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital.
Menurutnya, langkah awal yang dilakukan dengan memberikan edukasi dan pelatihan kepada para guru mengenai konsep dasar koding dan kecerdasan buatan. Setelah guru memahami materi dan metode pembelajaran, pengetahuan tersebut kemudian diterapkan kepada siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
“Kami sudah mulai menerapkan koding dan kecerdasan artifisial sejak tahun 2025, meskipun masih dalam tahap pembenahan. Langkah awal yang kami lakukan yakni memberikan edukasi kepada guru, kemudian diterapkan kepada siswa dan sampai sekarang masih terus berjalan,” ujar Sitti Hadijah Abdul Hadi, Jumat, 29 Mei 2026.
Penerapan pembelajaran tersebut bertujuan untuk mengenalkan teknologi digital sejak dini kepada peserta didik. Selain memahami penggunaan perangkat teknologi, siswa juga diharapkan mampu mengembangkan pola pikir logis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah melalui pendekatan komputasional.
Sitti menambahkan bahwa perkembangan teknologi saat ini menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Karena itu, sekolah berupaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.
“Dengan adanya kebijakan dari Kemendikdasmen, kami tentu menyambut baik karena sejalan dengan program yang sudah kami jalankan. Harapannya siswa memiliki bekal keterampilan digital yang dapat mendukung mereka menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Melalui penerapan koding dan AI di lingkungan sekolah dasar, SDN 008 Samarinda Ulu berharap dapat menjadi bagian dari transformasi pendidikan yang mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami dan mengembangkan inovasi berbasis digital di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....