Kondisi Geografis Jadi Tantangan Perluasan Listrik di Kubar
- 15 Sep 2026 15:05 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Perluasan jaringan listrik di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masih menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses infrastruktur. Luas wilayah dan jarak antarpemukiman membuat pembangunan jaringan ke kawasan pedalaman membutuhkan dukungan akses yang memadai.
Bupati Kubar, Frederick Edwin mengatakan, luas wilayah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pemerataan infrastruktur dasar, termasuk kelistrikan.
“Kabupaten Kubar memiliki luas sekitar 13.708,92 kilometer persegi yang terdiri atas 16 kecamatan, empat kelurahan dan 190 kampung,” kata Edwin, Senin 14 September 2026.
Hingga Juli 2026, rasio elektrifikasi Kubar tercatat 89,28 persen. Dengan capaian tersebut, masih terdapat sekitar 10,72 persen rumah tangga yang belum mendapatkan akses listrik.
Tahun ini, pembangunan jaringan listrik di Kubar mencakup sembilan kampung yang tersebar di lima kecamatan. Infrastruktur yang dibangun terdiri atas Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 80,10 kilometer dan Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 47,34 kilometer.
Program tersebut juga mencakup pembangunan 18 unit gardu dengan kapasitas total sekitar 1.500 kVA. Selain itu, sekitar 1.100 calon pelanggan disiapkan untuk mendapatkan sambungan listrik baru.
Menurut Edwin, pembangunan jaringan tersebut secara keseluruhan telah direalisasikan pada semester pertama 2026.
“Jaringan yang sudah dibangun selanjutnya menunggu jadwal peresmian dari PLN,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, persoalan akses jalan menjadi salah satu perhatian karena menentukan mobilisasi tiang, kabel dan material menuju lokasi pembangunan. Di sejumlah wilayah, tantangan juga berkaitan dengan penggunaan lahan, kawasan konservasi serta perizinan perusahaan yang beroperasi di Kubar.
“Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, PLN, pemerintah kampung, masyarakat, perusahaan dan instansi terkait sangat diperlukan agar pembangunan jaringan listrik dapat berjalan lancar,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....