Bupati Kutai Barat Komitmen Pertahankan Status Kabupaten Layak Anak
- 26 Jul 2026 13:45 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubar untuk memperkuat pembangunan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui pemenuhan empat hak dasar anak. Yaitu hak hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak perlindungan, serta hak berpartisipasi.
Komitmen tersebut disampaikan Edwin saat menutup Festival Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar (TBS), Sabtu 25 Juli 2026.
Menurut Edwin, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" harus menjadi komitmen bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial. Seluruh elemen, mulai dari pemerintah, orang tua, tenaga pendidik, hingga masyarakat, memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak.
"Anak-anak adalah aset terbesar bangsa sekaligus penentu kualitas sumber daya manusia dan masa depan Kutai Barat. Karena itu, pemerintah daerah terus memberikan perhatian penuh terhadap pemenuhan hak-hak anak," katanya.
Ia menjelaskan, sebagai daerah yang telah menyandang predikat Kabupaten Layak Anak, Kutai Barat terus memperkuat berbagai program yang mendukung tumbuh kembang anak. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan layanan publik yang ramah anak, penguatan lingkungan sekolah yang aman, serta pelestarian lingkungan adat yang mendukung perkembangan karakter anak.
Bupati juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga tokoh adat memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak secara nyata.
"Kita ingin memastikan fasilitas publik, lingkungan sekolah, hingga lingkungan adat benar-benar ramah terhadap tumbuh kembang anak-anak kita," ujarnya.
Edwin menilai tantangan yang dihadapi anak semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Oleh sebab itu, kebijakan perlindungan anak harus diimbangi dengan keterlibatan aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat agar anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman serta memperoleh kesempatan mengembangkan potensi secara optimal.

Ia berharap semangat Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam membangun generasi Kutai Barat yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, investasi terbaik bagi daerah adalah memastikan setiap anak memperoleh hak, perlindungan, dan kesempatan yang sama untuk berkembang demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....