Gelar Festival Hari Anak Nasional, Disdikbud Kubar Libatkan 160 Anak PAUD
- 25 Jul 2026 16:54 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Sebanyak 160 peserta dari satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di 16 kecamatan mengikuti Festival Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kutai Barat, Sabtu 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk menampilkan bakat, kreativitas, sekaligus membangun rasa percaya diri melalui berbagai perlombaan yang edukatif dan menyenangkan.
Ketua Panitia yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat, Seriwahyuni, mengatakan festival diikuti perwakilan dari seluruh kecamatan di Kutai Barat dengan delapan cabang lomba yang dirancang sesuai karakteristik anak usia dini.
"Festival Hari Anak Nasional Tahun 2026 jenjang PAUD diikuti sekitar 160 peserta didik dari 16 kecamatan dengan delapan cabang lomba," ujarnya saat menyampaikan laporan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di Taman Budaya Sendawar.
Delapan cabang lomba tersebut meliputi lomba mewarnai, fashion show pakaian adat Nusantara, menyanyi, membaca puisi, menyusun puzzle, mendongeng, memindahkan bola, dan estafet bola. Seluruh perlombaan bertujuan mengembangkan kemampuan motorik, kreativitas, keberanian tampil di depan umum, serta kemampuan anak bersosialisasi sejak usia dini.
Seri menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan telah berlangsung sesuai jadwal dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan panitia. Dewan juri juga melaksanakan proses penilaian secara objektif, independen, profesional, dan penuh tanggung jawab.
"Hasil penilaian dari dewan juri telah kami terima sebagai dasar penetapan para pemenang pada masing-masing cabang lomba," katanya.
Ia menambahkan, Festival Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kemampuan berekspresi, serta rasa percaya diri. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, keluarga, satuan pendidikan PAUD, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Kutai Barat yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, dan bahagia.
Pada kesempatan itu, Seriwahyuni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat atas dukungan terhadap penyelenggaraan Festival HAN Tahun 2026. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor kegiatan, Pokja Bunda PAUD Kabupaten dan Kecamatan, HIMPAUDI, IGTKI, dewan juri, guru pendamping, orang tua, serta seluruh panitia yang telah bekerja sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu Bunda PAUD Kabupaten Kutai Barat yang juga istri bupati Frederick Edwin, Maria Christina Mozes Edwin mengatakan peringatan HAN bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Ia menegaskan seluruh pihak, terutama keluarga, memiliki peran besar dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk yang muncul melalui media digital.
Menurut Maria Christina, pendampingan orang tua menjadi kunci agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus tetap memiliki kesempatan berinteraksi langsung dengan lingkungan sosialnya.
"Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, kita kembali diingatkan tentang pentingnya memberikan pesan moral kepada anak-anak, khususnya anak-anak di Kabupaten Kutai Barat. Kita juga mengajak semua pihak untuk menghentikan kekerasan terhadap anak dan perundungan," ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah, sekolah, dan keluarga terus membangun budaya yang menghargai hak-hak anak sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi Kutai Barat yang sehat, percaya diri, berkarakter, dan terlindungi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....