DPRD Mahulu Kunjungi Pemprov Kaltim Sampaikan Dampak Kemarau di Perbatasan
- 12 Agt 2026 08:46 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Anggota DPRD Mahakam Ulu menemui Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, untuk membahas ancaman kelangkaan bahan kebutuhan pokok akibat Sungai Mahakam surut selama musim kemarau. Kondisi tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar dapat dicarikan solusi bersama.
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk perjuangan DPRD dalam menyikapi dampak kemarau panjang yang terjadi di wilayah hulu. Menurutnya, penyusutan debit Sungai Mahakam mulai mengganggu kelancaran distribusi barang dari wilayah hilir.
Devung menyebut masyarakat di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari kini menghadapi persoalan ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Sejumlah komoditas mulai sulit diperoleh karena distribusi melalui jalur sungai tidak dapat berjalan secara optimal.
“Kami menyampaikan langsung kondisi yang terjadi kepada Wakil Gubernur Kalimantan Timur agar persoalan ini mendapat perhatian dan dapat dicarikan solusi bersama,” katanya, Kamis 12 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut juga diperparah kenaikan harga bahan bakar minyak akibat distribusi yang masih mengandalkan jalur Sungai Mahakam. Ketika sungai surut, waktu tempuh dan biaya angkutan meningkat sehingga berdampak pada harga barang yang diterima masyarakat.
DPRD Mahakam Ulu berharap pemerintah provinsi dapat mengambil langkah untuk menjaga kelancaran pasokan kebutuhan pokok ke wilayah hulu. Upaya tersebut diperlukan agar masyarakat Long Pahangai dan Long Apari tidak semakin terbebani oleh kelangkaan barang dan kenaikan harga selama musim kemarau.
“Kami berharap ada langkah konkret untuk membantu masyarakat, terutama dalam menjaga pasokan kebutuhan pokok dan mengantisipasi dampak kenaikan biaya distribusi selama Sungai Mahakam surut,” ujarnya.
Devung menegaskan DPRD Mahakam Ulu akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mencari solusi atas persoalan tersebut. Penanganan distribusi dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah perbatasan tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....