DPRD Minta Pemkab Kubar Optimalkan PAD lewat Inovasi dan Digitalisasi
- 29 Jul 2026 17:21 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Fraksi Gerindra Demokrat Keadilan (GDK) DPRD Kutai Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi, digitalisasi, dan penggalian potensi pendapatan yang sah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.
Pandangan itu disampaikan Anggota Fraksi GDK Bram Christ saat membacakan Pendapat Akhir Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kutai Barat di Sendawar, Selasa 28 Juli 2026.
DPRD mengapresiasi realisasi pendapatan daerah yang melampaui target, yakni mencapai 103,9 persen atau sekitar Rp3,450 triliun dari target Rp3,320 triliun. Menurut wakil rakyat, capaian tersebut menunjukkan kinerja pendapatan daerah yang baik dan perlu terus ditingkatkan melalui penguatan sumber-sumber PAD.
“Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah melalui peningkatan inovasi, digitalisasi dan penggalian potensi pendapatan yang sah. Pendapatan daerah melampaui target yaitu 103,9 persen. Ini menunjukkan kinerja pendapatan yang baik dan patut diapresiasi," katanya.
Fraksi GDK menilai peningkatan PAD akan memperkuat kemandirian fiskal daerah sehingga pemerintah memiliki ruang yang lebih besar untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan publik sesuai kebutuhan masyarakat Kutai Barat.
Menanggapi pendapat akhir fraksi, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 disertai berbagai saran dan rekomendasi. Menurutnya, seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....