Aspirasi PJU dan Jalan Rusak Dominasi Reses DPRD Kaltim di Kutai Barat

  • 10 Apr 2026 19:26 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Aspirasi terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) dan perbaikan jalan rusak mendominasi kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yonavia, di Kabupaten Kutai Barat.

Hal itu disampaikan Yonavia saat menggelar reses bertajuk “Besempekat” di Kampung Eheng, Kecamatan Barong Tongkok, Rabu 8 April 2026.

Ia mengungkapkan, hampir setiap kampung yang dikunjungi selalu mengusulkan pembangunan PJU serta perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

“Rata-rata setiap reses, aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah PJU, termasuk juga kondisi jalan yang perlu perbaikan,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan penerangan jalan dinilai penting untuk meningkatkan keamanan dan aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari. Sementara itu, perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang mobilitas warga dan distribusi barang.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi perhatian masyarakat. Warga kerap menanyakan kelanjutan program GratisPol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Yonavia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan akan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menyampaikan usulan secara lengkap melalui proposal dan penginputan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami akan terus kawal aspirasi masyarakat, tetapi perlu dukungan administrasi agar bisa diproses sesuai aturan,” katanya.

Sementara itu, warga Kampung Eheng menyambut positif kunjungan kerja Yonavia. Mereka menilai kehadiran anggota DPRD secara langsung ke kampung menjadi kesempatan penting untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dasar.

“Kami sangat berterima kasih dengan kedatangan Ibu Yonavia ke kampung Eheng. Kami sangat berharap, usulan masyarakat dapat ditindaklanjuti ke Provinsi, baik jalan rusak, sekolah maupun penerangan jalan umum,” kata perwakilan pemerintah kampung Eheng.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....