Yulianus Henock Terpilih Jadi Ketua Umum PDKT 2026-2031

  • 25 Jan 2026 17:43 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusanatar – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Yulianus Henock Sumual secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) untuk periode 2026–2031. Keputusan ini diambil secara aklamasi dengan dukungan penuh seluruh cabang dalam sidang pleno Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII PDKT yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu 24 Januari 2026.

Terpilihnya Yulianus Henock melalui proses yang demokratis dan mufakat ini menjadi puncak dari Mubes yang mengusung tema strategis, “Mewujudkan Dayak Berkualitas Menuju Indonesia Emas”. Tema ini menegaskan tekad organisasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Dayak agar mampu berkontribusi aktif dan setara dalam pembangunan bangsa, terutama dalam menyongsong IKN sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028.

BACA JUGA:

Investor Dubai Bangun Mall-Kantor Kelas Dunia di IKN

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang hadir membuka Mubes tersebut, menekankan peran vital PDKT dalam menjaga konsolidasi sosial dan budaya selama proses pembangunan IKN. Ia berharap kepengurusan baru dapat terus bersinergi dalam langkah-langkah strategis pembangunan Nusantara.

“Saya berharap dengan adanya Musyawarah Besar ke-7 ini, PDKT selalu menjadi bagian dalam langkah strategis untuk membangun IKN. Untuk saya pribadi, saya merasakan dukungan yang diberikan oleh PDKT terhadap keberlanjutan dan pembangunan IKN,” ujar Basuki.

Basuki juga menegaskan komitmen Otorita IKN dalam melibatkan masyarakat lokal. Hal ini dibuktikan dengan komposisi pegawai Otorita IKN, di mana sekitar 30 persen di antaranya berasal dari masyarakat Kalimantan Timur. Ke depan, OIKN juga tengah merancang pusat kebudayaan (cultural center) sebagai ruang publik bagi masyarakat adat.

BACA JUGA:

IKN Teken Investasi 4 Triliun dari Investor Dubai

Sementara itu, Ketua Umum PDKT demisioner, Syaharie Jaang, mengingatkan kehadiran IKN di Kaltim adalah momentum yang harus dimanfaatkan dengan peningkatan kualitas diri.

“Kita harus menyiapkan diri. Tanpa pendidikan, kita akan terpinggirkan. Tanpa kualitas, kita tidak ada apa-apanya di daerah kita sendiri,” ucap Syaharie Jaang.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka agenda Musyawarah Besar (Mubes) Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) VII di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Sabtu (24/1/2026). Foto: OIKN.

Dukungan terhadap penguatan peran masyarakat adat juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi setinggi-tingginya penyelenggaraan Mubes PDKT sebagai representasi etnis yang menjadi bagian sejarah tak terpisahkan dari Kaltim.

Mubes VII ini dihadiri ratusan peserta, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga perwakilan komunitas Dayak dari berbagai wilayah di Kaltim. Penyelenggaraan Mubes di KIPP IKN ini menjadi simbol penegasan komitmen untuk membangun Nusantara secara inklusif, menempatkan masyarakat adat sebagai aktor pembangunan, bukan sekadar penonton.

Rekomendasi Berita