Kisah Inspiratif Pendeta Sandy Nugroho Bangkit dari Jeratan Narkoba
- 24 Jan 2026 18:04 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Sebuah perjalanan hidup yang luar biasa dibagikan oleh Pendeta Sandy Nugroho dalam acara talkshow "Generasi Hebat Tanpa Narkoba" di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat, Sabtu 24 Januari 2026.
Mantan finalis Indonesian Idol angkatan 2012 ini membuktikan bahwa titik terendah dalam hidup bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari sebuah pemulihan besar.
Sandi mengungkapkan bahwa masa lalunya jauh dari kata mulus. Akibat perceraian sang ibu yang terjadi hingga dua kali, Sandi remaja merasa kehilangan kasih sayang dan frustrasi. Ia memilih kabur dari rumah dan menjalani kerasnya hidup sebagai pengamen jalanan. Dalam keputusasaan itu, Sandi terjatuh ke lembah narkoba.
"Saya jatuh ke narkoba karena kecewa dengan orang tua. Kurangnya kasih sayang membuat saya mencari pelarian," kenangnya. Puncaknya, saat masih duduk di kelas 2 SMP, Sandi mengalami overdosis parah akibat menggunakan narkotika jenis putau.
BACA JUGA:
Karang Taruna Kubar Edukasi 500 Pelajar Terkait Bahaya Narkoba
Kondisinya saat itu sangat kritis; ia mengalami koma selama tiga bulan dan divonis dokter menderita kerusakan saraf (urat belakang putus). Bahkan, “enam orang rekan seperjuangannya saya di dunia hitam tersebut telah meninggal dunia,” katanya.

Pdt. Sandy Nugroho dan para narasumber foto bersama dengan peserta dalam acara Talkshow bertajuk "Generasi Hebat Tanpa Narkoba di Taman Budaya Sendawar, Sabtu 24 Januari 2026. (Foto: RRI Sendawar/Andreas)
Namun keajaiban datang melalui kasih sayang seorang ibu. Secara tak sengaja, Sandi bertemu ibunya di jalanan. Dengan cucuran air mata, sang ibu memohon agar ia pulang dan mengajaknya kembali mendekatkan diri kepada Tuhan. Dukungan doa dan pendampingan orang tua itulah yang akhirnya menarik Sandi keluar dari jeratan maut narkotika.
Tak lama setelah pulih, lembaran baru hidupnya terbuka lebar. Sandi berhasil lolos dalam ajang bergengsi Indonesian Idol, yang menjadi batu loncatan baginya untuk menunjukkan bahwa seorang mantan pecandu bisa berprestasi di tingkat nasional.
BACA JUGA:
BNK Kutai Barat Tegaskan Rehabilitasi Narkoba 100 Persen Gratis
Pesan untuk Generasi Muda Kutai Barat
Kini, sebagai seorang hamba Tuhan, Sandi mendedikasikan hidupnya untuk mengingatkan anak muda agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Ia menekankan bahwa kekecewaan dalam keluarga bukanlah alasan untuk lari ke narkoba.
"Pesan saya, orang yang dekat dengan Tuhan pasti akan sukses. Jika rajin ibadah, jalan kesuksesan akan terbuka. Jangan bergaul dengan lingkungan yang buruk. Bergabunglah di komunitas yang benar. Jadilah terang dan garam dunia," ucapnya dengan penuh semangat di hadapan ratusan pelajar.
Kisah Pdt. Sandy Nugroho menjadi bukti nyata bagi warga Kutai Barat bahwa seburuk apa pun masa lalu seseorang, selalu ada ruang untuk pemulihan dan masa depan yang gemilang asalkan ada keberanian untuk bertobat dan dukungan dari lingkungan terdekat.