Saat Rasa Ingin Tahu Menarik Ribuan Orang ke IKN
- 11 Mei 2025 20:00 WIB
- Sendawar
KBRN, Nusantara: Di balik suara mesin dan denting alat berat yang menandai geliat pembangunan, Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi magnet baru di tengah libur panjang Waisak 2025.
Puluhan ribu orang dari berbagai pelosok Indonesia, bahkan luar negeri, menyempatkan diri datang ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Bukan hanya untuk berwisata, tapi juga menyaksikan langsung lahirnya pusat pemerintahan masa depan Indonesia.
Salah satu pengunjung yang merasakan pengalaman itu adalah Rusniati Paget, pensiunan PNS dari kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Bersama rombongan Persatuan Wredatama Republik Indonesia, ia datang dengan semangat yang luar biasa.
“Sangat bangga dan luar biasa, ini bukti nyata kerja keras dan karya anak bangsa,” katanya di depan istana Garuda, Sabtu (10/5/2025).
Rusniati dan rekan-rekannya sesama pensiunan mengaku kaget setelah melihat langsung berbagai bangunan yang berdiri kokoh di IKN. Mereka pun mengabadikan momen berkunjung ke IKN dengan ponsel.
Perempuan paruh baya ini sengaja berwisata ke IKN karena ada isu proyek IKN mangkrak. “Ternyata tidak benar, yang bilang mangkrak itu hoax,” ucapnya.
Ia menambahkan proyek ini adalah langkah besar menuju pemerataan pembangunan, “Kami sangat mendukung, supaya Kalimantan juga bisa maju seperti pulau Jawa,” ujarnya.
“Karena ini adalah kota masa depan kita menuju Indonesia emas. Kalaupun kita tidak bisa menikmati, anak cucu kita yang akan menikamti,” lanjut Rusniati dengan penuh semangat.

Rusniati Paget dan rombongan pensiunan PNS dari kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
Pengunjung lain asal Sulawesi Selatan, yang kebetulan bekerja di Kaltim juga ikut kagum dengan suasana di IKN.
“Saya merinding lihat langsung. Ini bukan mimpi, tapi nyata. Yang bilang IKN mangkrak, pasti belum pernah ke sini,” katanya penuh bangga.
BACA JUGA:
IKN Dapat Suntikan Dana Rp132 Triliun dari KPBU
Koordinator Pelayanan Kunjungan Otorita IKN, Yosef Tanu, menyambut setiap rombongan dengan senyum ramah dan data di tangan. Yosef yang bertugas di rest area IKN tampak memandu para pengunjung untuk mregistrasi melalui ponsel mereka agar mudah didata.
“Jadi untuk masuk ke KIPP IKN, pengunjung harus registrasi dulu melalui aplikasi IKNow. Setelah itu kami akan antar jemput dengan bus ke KIPP,” katanya.
Menurutnya, banyak yang tak percaya sebelum melihat sendiri. Bahwa di tengah hutan Kalimantan, kini berdiri gedung-gedung pemerintahan masa depan, jalanan rapi yang dilintasi bus listrik, serta fasilitas publik yang terus bertambah.
Otorita IKN pun memfasilitasi para pengunjung dengan layanan gratis mulai dari registrasi hingga transportasi keliling kawasan. Dalam catatan OIKN, saat hari libur, pengunjung IKN mencapai puluhan ribu orang per hari.
“Kalau hari biasa, pengunjung sekitar 400 sampai 1.000 orang per hari. Tapi sejak akhir pekan ini, bisa tembus 10.000 bahkan 14.000 dalam sehari,” ujarnya di Rest Area IKN.
Uniknya, saat libur panjang, sebagian besar pengunjung justru bukan warga lokal. Hal itu menunjukkan, IKN bukan hanya proyek nasional tapi juga menarik perhatian internasional.
“Kalau libur Panjang itu lebih dari 60 persen datang dari luar Kalimantan, bahkan dari luar negeri,” jelas Yosef.
Meski masih dalam tahap pembangunan, kawasan IKN cukup ramah bagi pengunjung. Mulai dari rest area sampai KIPP tersedia toilet bersih, musala, tenan makanan, hingga kios oleh-oleh.
Namun ada batas yang tegas. Para pengunjung dilarang merokok, menerbangkan drone tanpa izin, atau masuk ke zona konstruksi aktif.
“Aturan itu bukan menghalangi atau mengekang pengunjung tapi demi keamanan dan keselamatan bersama,” ungkap pria asal NTT tersebut.
Meski begitu Yosef mengaku semua layanan, khususnya transportasi dan registrasi tidak dipungut biaya. Hal ini sebagai ajakan halus agar masyarakat bisa ikut menyaksikan, dan kelak merasa memiliki.
“Karena IKN ini bukan sekadar kota, tapi simbol masa depan bersama. Dan hari ini, ribuan pasang mata sudah menyaksikan sendiri,” pungkas Yosef.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....