Badan Usaha Petani di Kubar Kembangkan Pupuk Organik dari Limbah Ternak
- 15 Jun 2026 14:44 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia PT Sendawar Sempekat Sejahtera (S3) terus mengembangkan usaha pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik dan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai upaya menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Program tersebut menjadi bagian dari integrasi usaha peternakan dan pertanian yang telah dijalankan selama tiga tahun terakhir. Melalui konsep tersebut, limbah yang dihasilkan ternak tidak lagi dipandang sebagai sisa produksi, melainkan diolah menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali oleh petani.
Direktur BUMP S3, Mundlofir, mengatakan pemanfaatan limbah ternak dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerugian usaha sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi kelompok usaha yang dikelolanya.
“Kalau dari ternak itu sendiri, kita integrasikan untuk membangun nilai-nilai ekonomi yang baru. Dari kotoran padat kita jadikan pupuk kompos organik, kemudian dari limbah cair atau urin kita olah menjadi Pupuk Organik Cair," kata Mundlofir, Senin 15 Juni 2026.

Menurutnya, pengolahan limbah dilakukan karena sektor peternakan menghasilkan dua jenis limbah utama yang masih memiliki potensi ekonomi apabila dikelola dengan baik, yakni limbah padat dan limbah cair.
Dapat Dimanfaatkan Untuk Berbagai Jenis Tanaman
Limbah padat diolah menjadi pupuk kompos organik yang dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman, sedangkan limbah cair berupa urin ternak diproses menjadi pupuk organik cair yang dimanfaatkan sebagai nutrisi tambahan bagi tanaman.
Ia menjelaskan, pengembangan usaha tersebut tidak dilakukan dalam waktu singkat. Berbagai proses perbaikan terus dilakukan sejak program berjalan, mulai dari teknik pengolahan hingga peningkatan kualitas produk yang dihasilkan.
“Ini sudah tiga tahun,” ujarnya.

Selama periode tersebut, BUMP S3 terus melakukan evaluasi terhadap hasil produksi agar produk yang dihasilkan semakin sesuai dengan kebutuhan petani.
Selain menjadi sumber pendapatan tambahan, pengolahan limbah ternak juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk berbahan kimia.
Ke depan, BUMP S3 menargetkan pengembangan usaha pupuk organik dapat semakin terintegrasi dengan sektor pertanian lokal sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh kelompok peternak, tetapi juga petani di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....