UMKM Kutai Barat Dituntut Tingkatkan Kualitas Hadapi Ritel Modern
- 31 Mei 2026 20:58 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Kehadiran ritel modern di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) membawa perubahan pada pola konsumsi masyarakat yang kini cenderung memilih tempat belanja yang praktis dan memiliki standar tertentu.
Kondisi tersebut menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mampu beradaptasi dengan perubahan pasar, khususnya dalam hal kualitas dan tampilan produk.
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kubar, Abed Hadrianus, mengatakan tidak semua produk UMKM dapat langsung masuk ke jaringan ritel modern karena harus memenuhi sejumlah persyaratan.
“Produk yang bisa dijual di sana harus lengkap, mulai dari merek, kemasan, dan standar lainnya,” kata Abed, Minggu 31 Mei 2026.
Ia menjelaskan, kelengkapan identitas produk serta konsistensi kualitas menjadi syarat penting agar produk UMKM dapat diterima dan bertahan di pasar ritel modern.
Menurut Abed, hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Disdagkop Kubar terus melakukan pembinaan agar pelaku UMKM mampu menyesuaikan diri dengan standar ritel, baik dari sisi produksi maupun pengemasan,” ujarnya.
Selain itu, Abed juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung keberlangsungan UMKM lokal dengan memprioritaskan belanja di usaha kecil di sekitar lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....