Pendapatan Asli Daerah Kubar Capai Rp104,37 Miliar di Pertengahan 2026
- 30 Jul 2026 06:58 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengantongi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp104,370 miliar hingga akhir Juni 2026. Perolehan tersebut setara dengan 42,18 persen dari total target PAD yang ditetapkan sebesar Rp247,407 miliar untuk Tahun Anggaran 2026.
"Selanjutnya pemerintah daerah terus berupaya dan kerja keras untuk meningkatkan penerimaan pendapatan daerah dan realisasi belanja daerah sehingga mencapai target sampai dengan 31 Desember 2026," ujar Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin saat menyampaikan Nota Pengantar Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis 6 Bulan Berikutnya APBD TA 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kutai Barat, Rabu 29 Juli 2026.
PAD menjadi salah satu penopang utama dari total realisasi Pendapatan Daerah Kutai Barat pada Semester I yang mencapai Rp1,293 triliun (43,57 persen) dari target keseluruhan Rp2,968 triliun. Komponen pendapatan lainnya bersumber dari Pendapatan Transfer sebesar Rp1,188 triliun (44,15 persen) serta Lain-Lain Pendapatan Yang Sah sebesar Rp460,397 juta (1,59 persen).
Guna memaksimalkan perolehan PAD pada enam bulan sisanya (Juli–Desember 2026), Pemkab Kutai Barat akan memperkuat intensifikasi pajak dan retribusi daerah. Laporan realisasi semester pertama ini juga menjadi bahan evaluasi penting untuk memeta potensi penerimaan yang masih bisa digali secara terukur.
Bupati menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah sangat krusial untuk mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah Kutai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....