Pemkab Kutai Barat Naikkan Status Siaga Banjir

  • 19 Apr 2025 18:05 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, resmi menaikkan status bencana banjir dari waspada menjadi siaga darurat. Keputusan ini diambil menyusul intensitas hujan yang masih tinggi dan meluasnya wilayah terdampak banjir di daerah tersebut.

Status siaga ditetapkan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi banjir yang semakin meluas, serta untuk mempercepat koordinasi dan respon terhadap kondisi darurat di lapangan.

“Kami menetapkan status siaga banjir agar seluruh elemen dapat bergerak lebih cepat dalam melakukan penanganan, evakuasi, dan distribusi bantuan,” ujar Kepala pelaksana BPBD Kutai Barat, Bahtiar, Sabtu (19/4/2025).

BACA JUGA:

Siaga Banjir, Polisi Dirikan Posko Kesehatan di Muara Lawa

Saat ini, jumlah kecamatan yang terdampak banjir di Kutai Barat telah bertambah menjadi tujuh wilayah. Mayoritas berada di sepanjang bantaran Sungai Mahakam dan Sungai Kedang Pahu.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di wilayah rawan diminta untuk memantau kondisi air secara berkala dan bersiap mengungsi jika diperlukan.

BPBD, bersama TNI/Polri dan relawan, terus melakukan pemantauan, evakuasi warga, serta mendistribusikan bantuan logistik ke daerah terdampak.

“Saat ini kita masih berstatus siaga banjir, tapi kalau airnya terus meningkat maka kita tingkatkan lagi menjadi tanggap darurat bencana,” kata Bahtiar.

BACA JUGA:

Antisipasi Banjir, Kapolsek Muara Pahu Pantau Debit Sungai

Dia menyebut sejumlah kecamatan yang terdampak banjir antara lain kecamatan Long Iram, Tering, Melak, Mook Manar Bulatn, Damai, Muara Lawa dan Muara Pahu.

“Sebelumnya banjir juga terjadi di kecamatan Bentian Besar tetapi air sudah berangsur surut. Saat ini ada tujuh kecamartan yang masih terendam banjir,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....