Dampak Kabut Asap di Mahulu Perlukan Penanganan Bersama
- 30 Sep 2026 17:05 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Kondisi kabut asap di Kabupaten Mahakam Ulu perlu segera mendapat penanganan bersama. Dampaknya mulai dirasakan masyarakat, termasuk anak-anak dan pelajar yang tetap harus mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Anggota DPRD Mahulu, Subhan Noor mengatakan kondisi kualitas udara yang buruk membutuhkan dukungan penanganan dari berbagai pihak. Menurutnya, bantuan tidak cukup hanya diberikan di wilayah tertentu, tetapi juga harus menjangkau masyarakat di Mahulu.
Subhan mengapresiasi bantuan yang telah diberikan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dan didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Namun, kebutuhan di lapangan dinilai tidak hanya berupa perlindungan pernapasan.
“Kami mengapresiasi bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim yang sudah didistribusikan kepada masyarakat,” kata Subhan, Rabu, 30 September 2026.
Ia menyebut masyarakat juga membutuhkan sejumlah perlengkapan dan dukungan medis untuk menghadapi dampak kabut asap. Kebutuhan tersebut meliputi nebulizer, obat-obatan, vitamin, serta masker N95.
“Namun, bukan hanya masker yang dibutuhkan, kami juga membutuhkan nebulizer, obat-obatan, vitamin dan masker N95,” ujarnya.
Subhan berharap usulan kebutuhan yang disampaikan pemerintah kabupaten dapat memperoleh persetujuan dari pemerintah provinsi. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat penanganan kesehatan masyarakat selama kualitas udara di Mahulu masih buruk.
Selain masyarakat umum, perhatian juga perlu diberikan kepada pelajar yang masih menjalankan kegiatan pembelajaran di sekolah. Kondisi kabut asap yang berubah-ubah membuat pemantauan kualitas udara dan kesiapan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam penanganan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....