Pemkab Mahulu Prioritaskan Penanganan Kemarau Wilayah Hulu Riam

  • 30 Sep 2026 12:44 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu memprioritaskan penanganan dampak kekeringan dan gangguan distribusi logistik di dua kecamatan wilayah hulu riam, yakni Long Pahangai dan Long Apari.

Kedua wilayah tersebut memiliki kondisi geografis yang sulit dijangkau, sehingga sebagian besar kebutuhan masyarakat masih mengandalkan jalur Sungai Mahakam sebagai akses transportasi utama.

Namun, kondisi tersebut menjadi tantangan selama musim kemarau. Debit Sungai Mahakam yang menyusut membuat perjalanan menggunakan transportasi sungai semakin sulit dan turut menghambat distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.

Kondisi itu mendorong pemerintah daerah memfokuskan penanganan pada wilayah yang terdampak paling signifikan. Selain memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, pemerintah juga melakukan koordinasi untuk menjaga kelancaran distribusi logistik ke wilayah hulu.

Kepala Pelaksana BPBD Mahulu, Agus Darmawan, mengatakan penanganan dampak kekeringan dan gangguan akses dilakukan melalui tiga fungsi utama BPBD.

“Penanganan dilakukan melalui tiga fungsi utama BPBD, yakni koordinasi, komando, dan pelaksanaan,” kata Agus, Rabu, 30 September 2026.

Menurutnya, ketiga fungsi tersebut menjadi dasar dalam mengatur langkah penanganan bersama perangkat daerah dan pihak terkait, terutama untuk memastikan kebutuhan masyarakat di Long Pahangai dan Long Apari dapat ditangani sesuai kondisi di lapangan.

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan kondisi Sungai Mahakam dan akses transportasi menuju wilayah hulu riam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat kemarau, khususnya terhadap distribusi logistik dan kebutuhan dasar masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....