BPBD Mahulu Salurkankan BTT Hadapi Kekeringan Dampak Kemarau
- 30 Sep 2026 12:42 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menetapkan status siaga darurat sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah. Penetapan tersebut dilakukan agar pemerintah daerah dapat menggerakkan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk membantu masyarakat, khususnya di dua kecamatan yang mengalami dampak kekeringan paling signifikan.
Kepala Pelaksana BPBD Mahulu, Agus Darmawan mengatakan, dukungan melalui BTT diperlukan untuk memperkuat penanganan terhadap kebutuhan masyarakat selama kondisi kemarau berlangsung.
“Kalau kita lihat perkiraan BMKG, awalnya bulan Mei kami rakor, BMKG itu bulan Mei. Tapi bulan Agustus ternyata mundur, menjadi puncak ini dari September,” kata Agus, Rabu, 30 September 2026.
Menurutnya, perubahan perkiraan puncak kekeringan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyusun langkah mitigasi. Kondisi cuaca juga terus dipantau untuk menentukan kebutuhan penanganan di lapangan.
Agus menyebut, berdasarkan informasi terbaru yang diterima BPBD Mahulu, periode kekeringan masih berpotensi mengalami pergeseran dan bahkan dapat berlangsung hingga awal tahun.
“Bahkan informasi terakhir yang kami terima, kondisi ini masih bisa bergeser dan berpotensi berlangsung sampai awal tahun,” ujarnya.
Meski demikian, Agus menegaskan informasi tersebut masih berupa prediksi sehingga pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan kondisi masyarakat sebagai dasar menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....