Pelatihan Kecantikan Dinilai Buka Peluang Usaha bagi Perempuan Kubar

  • 29 Sep 2026 14:42 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Pelatihan makeup, hairdo, dan nail art yang dilaksanakan PT Fajar Sakti Prima (FSP) bersama PT Bayan Resources Tbk, bagi Perempuan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dinilai memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Plh. Kepala Disnaker Kubar, Agustinus Dalung, usai membuka kegiatan mengatakan, keterampilan kecantikan tersebut memiliki peluang ekonomi yang dapat dikembangkan masyarakat.

Menurutnya, keterampilan tersebut tidak hanya bermanfaat untuk menambah kemampuan pribadi, tetapi juga dapat menjadi dasar bagi peserta untuk mengembangkan usaha setelah pelatihan selesai.

“Ini adalah peluang ekonomi yang lumayan bagus untuk seseorang berkembang, nilai ekonominya tinggi,” kata Agustinus, Senin 28 September 2026.

Ia berharap peserta nantinya tidak berhenti pada penguasaan keterampilan, tetapi memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan tersebut menjadi usaha mandiri.

“Semoga saja ke depannya ada modal untuk mereka membuka salon, bisa di bantu oleh Perusahaan juga nanti. Karena ini adalah lahan usaha yang sangat menjanjikan,” ujarnya.

Diskaertrans Kubar Apresiasi Program Pelatihan Kecantikan yang di laksanakan PT Fajar Sakti Prima bersama Bayan Group. (foto.RRI/MCJ)

Agustinus juga berharap, program pemberdayaan masyarakat serupa dapat diperluas ke bidang keterampilan lain yang sesuai dengan kebutuhan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Harapan kita ke depan tidak cuma untuk kecantikan. Bisa jadi alat berat, bengkel, banyak segala macam,” ucapnya.

Pelatihan tersebut diikuti delapan perempuan dari Kampung Abit dan Tondoh di Kecamatan Mook Manaar Bulatn serta Kampung Sebelang dan Tanjung Pagar di Kecamatan Muara Pahu.

Kegiatan pelantihan berlangsung di LPK Nika Salon, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, selama kurang lebih 20 hari, sejak 28 September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....