MBG Dinilai akan Bantu Tekan Gizi Buruk Anak di Mahulu
- 30 Sep 2026 10:21 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Penyediaan makanan bergizi secara rutin dinilai dapat membantu menekan kasus gizi buruk sekaligus mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dinilai relevan dengan kondisi masyarakat setempat, terutama karena akses layanan kesehatan di sejumlah wilayah masih terbatas.
Keterbatasan akses tersebut membuat upaya pencegahan masalah kesehatan perlu dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi sejak usia anak. Kehadiran program MBG diharapkan dapat menjadi salah satu langkah preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran mengatakan pelaksanaan MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Pemanfaatan bahan pangan lokal dapat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
“Secara ekonomi, program MBG memberikan kesempatan bagi petani dan peternak lokal untuk meningkatkan pendapatan,” kata Devung, Rabu, 30 September 2026.
Menurutnya, keterlibatan petani dan peternak lokal dapat memperkuat rantai pasok kebutuhan pangan untuk program MBG. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang agar hasil produksi masyarakat Mahulu dapat terserap dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Selain mendukung pemenuhan gizi anak, program MBG diharapkan dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi kendala akses terhadap layanan dasar. Pelaksanaan yang tepat sasaran menjadi penting agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai wilayah Mahulu.
DPRD Mahulu berkomitmen mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan efektif dan sesuai sasaran. Koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, instansi terkait, serta masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat penerapan MBG di Mahulu.
Dengan dukungan berbagai pihak, program MBG diharapkan tidak hanya menjadi upaya pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi anak, tetapi juga dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam penyediaan pangan lokal. Langkah tersebut sekaligus dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan dan perekonomian masyarakat Mahulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....