30 Kursi Kepala Sekolah Mahulu Masih Mengalami Kekosongan

  • 12 Sep 2026 12:42 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Sebanyak 30 kursi kepala sekolah di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu masih mengalami kekosongan jabatan. Kondisi tersebut mendorong adanya persaingan positif di kalangan tenaga pendidik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses penjaringan.

Dalam Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026, tercatat sebanyak 57 guru ikut ambil bagian. Para peserta mengikuti tahapan seleksi untuk memperebutkan posisi pimpinan pada berbagai satuan pendidikan di wilayah perbatasan Kalimantan Timur.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan berharap peserta yang nantinya dinyatakan lolos dan menduduki jabatan kepala sekolah mampu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Kepemimpinan di satuan pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

“Kami berharap para peserta yang lolos nanti dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mahakam Ulu sebagai wilayah perbatasan,” ujar Angela, Sabtu, 12 September 2026.

Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus memiliki kompetensi dalam memimpin dan mengembangkan satuan pendidikan. Peran tersebut dinilai berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Mahakam Ulu.

Angela menegaskan, kehadiran pemimpin satuan pendidikan yang kompeten diharapkan mampu memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Mahakam Ulu. Karena itu, proses seleksi BCKS Tahun 2026 diharapkan menghasilkan calon kepala sekolah yang profesional, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan.

“Pelaksanaan seleksi menjadi bagian penting dalam upaya mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di Mahakam Ulu. Selain memenuhi kebutuhan pimpinan satuan pendidikan, proses tersebut diharapkan dapat menjaring tenaga pendidik yang memiliki kompetensi dan kemampuan kepemimpinan,” katanya.

Persaingan antarpeserta berlangsung secara sehat dengan tetap mengedepankan kemampuan dan kompetensi masing-masing. Setiap guru yang mengikuti seleksi diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....