Kabut Asap dan Sungai Surut, Warga Kuyung Kesulitan Mencari Ikan

  • 03 Sep 2026 10:56 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar-Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah Sungai Mahakam. Jarak pandang yang terbatas membuat warga yang menggunakan perahu harus lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

Andre, warga Kampung Kuyung, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengatakan kabut asap yang cukup pekat membuat jarak pandang di sungai menjadi terbatas. Kondisi tersebut membuatnya harus lebih berhati-hati ketika menggunakan perahu, kata Andre kepada RRI melalui sambungan telepon, pada Rabu 2 September 2026.

“Kalau naik perahu harus hati-hati karena jarak pandang terbatas. Kabut asapnya cukup pekat,” ucap Andre.

Menurutnya, kondisi tersebut juga menyulitkan dirinya ketika menuju lokasi untuk mencari ikan di Sungai Mahakam. Ia mengaku harus lebih memperhatikan arah perjalanan karena pandangan ke sekitar sungai tidak terlihat dengan jelas, ujar Andre.

Selain kabut asap, Andre mengatakan kondisi Sungai Mahakam saat ini juga semakin surut akibat kemarau. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga yang bergantung pada sungai harus dilakukan dengan lebih hati-hati.

“Kabut asap pekat membuat saya susah mencari ikan. Mata juga terasa perih, jadi agak sulit menentukan arah saat menuju tempat mencari ikan,” kata Andre.

Ia berharap kondisi kabut asap segera membaik agar aktivitas masyarakat di Sungai Mahakam dapat kembali berjalan dengan aman. Andre juga mengimbau warga yang menggunakan perahu untuk memperhatikan jarak pandang dan kondisi sungai sebelum melakukan perjalanan, ujar Andre.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....