Warga Long Apari Terisolasi, Baznas Kaltim Salurkan Bantuan
- 31 Agt 2026 15:17 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu –Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Cafetaria Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu Lantai I, Minggu 30 Agustus 2026.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kecamatan Long Apari yang terdampak kekeringan dan surutnya debit Sungai Mahakam. Kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi dan distribusi kebutuhan pokok ke wilayah perbatasan semakin sulit.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Mahulu, Agustinus Teguh Santoso mengatakan keterbatasan akses akibat surutnya sungai serta kerusakan jalan rintisan membuat Kecamatan Long Apari mengalami keterisolasian.
“Itulah yang menyebabkan satu kecamatan, saudara-saudara kita yang berada di daerah perbatasan, yaitu Kecamatan Long Apari mengalami keterisolasian,” ujar Agus Teguh Santoso pada Senin 31 Agustus 2026.
Keterisolasian tersebut berdampak langsung terhadap ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Sejumlah barang kebutuhan sehari-hari dilaporkan mengalami kelangkaan sehingga memicu kenaikan harga cukup tinggi.
Berdasarkan laporan yang diterima Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, harga Pertalite di wilayah tersebut mencapai sekitar Rp30 ribu per liter. Sementara harga beras ukuran 25 kilogram dilaporkan mencapai lebih dari Rp1 juta, LPG 3 kilogram berkisar Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, sedangkan LPG 12 kilogram mencapai sekitar Rp650 ribu.
Sebagai penanganan awal, bantuan tahap pertama berupa sekitar 9,7 ton beras, gula pasir, minyak goreng, serta LPG 3 kilogram telah dikirim ke Kabupaten Mahakam Ulu. Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat di Kecamatan Long Apari.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan. Penanganan dan upaya pemenuhan kebutuhan pokok terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak keterisolasian akibat kondisi kemarau dan terbatasnya akses transportasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....