Kemarau Hambat Distribusi Logistik, Jalan Darat Dinanti Warga Mahulu
- 12 Agt 2026 08:45 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu hampir satu bulan terakhir turut menghambat distribusi bahan kebutuhan pokok, terutama menuju Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari. Kondisi Sungai Mahakam yang surut membuat jalur transportasi utama masyarakat semakin sulit dilalui.
Situasi tersebut berdampak pada kelancaran pasokan logistik dari wilayah hilir menuju kawasan hulu. Keterbatasan akses transportasi juga berpotensi meningkatkan biaya distribusi yang kemudian memengaruhi harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran mengatakan pembangunan akses jalan darat menjadi kebutuhan yang sangat dinantikan masyarakat di dua kecamatan tersebut. Jalan darat dinilai dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan distribusi dan keterisolasian wilayah.
“Sebenarnya masyarakat di dua kecamatan sangat membutuhkan akses jalan yang memadai ke sana. Jadi, ini merupakan solusi yang dinantikan oleh masyarakat,” kata Devung, Rabu, 12 Agustus 2026.
Menurutnya, keberadaan jalan darat yang layak akan memberikan kepastian akses bagi masyarakat, terutama ketika kondisi sungai terganggu akibat cuaca ekstrem. Selama ini, Sungai Mahakam menjadi jalur utama untuk mobilitas warga sekaligus distribusi barang dan kebutuhan ekonomi masyarakat.
Pembangunan akses darat juga dinilai dapat memperlancar pengiriman logistik hingga ke Kecamatan Long Apari. Dengan jalur alternatif yang lebih aman dan dapat digunakan sepanjang waktu, ketergantungan terhadap kondisi Sungai Mahakam dapat dikurangi.
“Dengan adanya akses jalan yang layak, distribusi logistik hingga Long Apari tidak lagi terkendala akibat cuaca ekstrem yang memengaruhi kondisi Sungai Mahakam,” ujarnya.
Devung Paran berharap pembangunan akses jalan menuju wilayah hulu Mahakam Ulu dapat terus dipercepat melalui dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan distribusi, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....