Kemarau Tak Berdampak pada Distribusi Barang di Mahulu
- 22 Jul 2026 07:34 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Musim kemarau yang sempat melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tidak memberikan dampak signifikan terhadap distribusi barang maupun ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di wilayah hulu Sungai Mahakam.
Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan pemerintah daerah terus memantau kondisi di lapangan melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, terutama di wilayah yang mengandalkan jalur sungai sebagai akses distribusi logistik, seperti Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.
“Beberapa waktu lalu memang sempat terjadi kemarau. Kita coba berkoordinasi dengan Pak Camat Long Apari, dari hasil pemantauan beliau puji Tuhan stok kita masih ada,” kata Suhuk, saat menghadiri pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-12 Provinsi Kaltim di Kutai Barat (Kubar), Selasa 21 Juli 2026.
Menurutnya, kemarau yang terjadi tidak berlangsung lama sehingga tidak sampai mengganggu pasokan barang ke masyarakat. Kondisi tersebut juga didukung dengan mulai turunnya hujan di sejumlah wilayah yang kembali memperlancar aktivitas transportasi.
“Sudah dibantu juga dengan masuknya musim hujan, sehingga akan kembali lancar lagi. Memang kemarin tidak berimbas secara langsung karena kemaraunya tidak terlalu panjang,” ujarnya.
Meski distribusi barang tetap berjalan baik, Suhuk mengakui peningkatan infrastruktur transportasi masih menjadi kebutuhan penting bagi wilayah pedalaman Mahulu. Pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pembangunan jalan untuk meningkatkan konektivitas antarkecamatan.
“Harapan kita terus menggenjot pembangunan yang ada di sana. Memang sekarang kita agak terbatas dengan anggaran karena masih fokus di dalam kota untuk memenuhi jalan akses,” ucapnya.
Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kaltim, maupun pemerintah pusat melalui APBN dapat mempercepat pembangunan infrastruktur hingga menjangkau wilayah hulu yang masih membutuhkan akses transportasi lebih memadai.
“Mudah-mudahan ke depan bisa dibantu oleh provinsi dan APBN. Memang sudah ada yang masuk, tetapi masih sampai di daerah ibu kota. Harapannya tahun depan bisa masuk ke dua kecamatan di hulu,” ucap Suhuk.
Menurut Suhuk, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan akan memperkuat kelancaran distribusi barang, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman Mahakam Ulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....