Debit Sungai Mahakam Surut, Batu-Batu Riam Mulai Bermunculan
- 16 Jul 2026 11:59 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Surutnya debit air Sungai Mahakam mulai terlihat di wilayah Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), wilayah perbatasan Indonedia-Malaysia di Kalimantan Timur (Kaltim).
Kondisi tersebut ditandai dengan munculnya bebatuan besar di salah satu riam yang sebelumnya tertutup aliran sungai. Fenomena ini terjadi akibat berkurangnya debit air yang dipengaruhi musim kemarau.
Bebatuan yang biasanya berada di bawah permukaan air kini tampak jelas di sepanjang alur sungai. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena dapat memengaruhi aktivitas transportasi sungai yang selama ini menjadi salah satu jalur utama penghubung antarwilayah di pedalaman Mahulu.
Salah seorang warga Long Apari, Dedi Timang Belawan, mengatakan surutnya air sungai tahun ini membuat sejumlah batu di kawasan riam terlihat lebih jelas dibandingkan saat debit air normal.
"Penampakan batu di salah satu riam terlihat karena air Sungai Mahakam sedang sangat surut menjelang puncak musim kemarau," ucap Dedi, Kamis 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat para pengemudi perahu harus lebih berhati-hati saat melintasi riam. Sebab, banyak batu yang sebelumnya terendam kini muncul ke permukaan sehingga berpotensi menghambat pelayaran.
"Kalau debit air terus menurun, pengemudi speedboat harus lebih waspada karena jalur pelayaran menjadi lebih sempit dan banyak batu yang muncul," ujarnya.
Dedi berharap, curah hujan di wilayah hulu Sungai Mahakam segera meningkat agar debit air kembali normal.
Selama kondisi sungai masih surut, warga diimbau mengutamakan keselamatan dan berhati-hati saat menggunakan transportasi sungai, terutama ketika melintasi kawasan riam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....