Budaya Mahulu Perkuat Identitas Adat Daerah
- 30 Jun 2026 14:23 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Keberadaan berbagai budaya daerah di Kabupaten Mahakam Ulu menjadi bagian penting dari identitas masyarakat adat yang telah diwariskan secara turun-temurun dan tetap dijaga hingga saat ini. Nilai-nilai budaya tersebut tidak hanya menjadi simbol jati diri masyarakat, tetapi juga menjadi kekayaan yang terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya menjaga kelestarian budaya lokal dengan melibatkan masyarakat adat dalam berbagai kegiatan kebudayaan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar Pekan Kebudayaan Daerah sebagai wadah untuk menggali, mendokumentasikan, dan mempromosikan kekayaan budaya yang dimiliki setiap kampung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mahakam Ulu, Samson Batang, mengatakan budaya daerah memiliki nilai penting karena menjadi identitas masyarakat adat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh sebab itu, pelestarian budaya harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak tergerus oleh perubahan zaman.
“Keberadaan budaya-budaya daerah di Mahakam Ulu merupakan bagian penting dari identitas masyarakat adat yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih terus dijaga hingga saat ini,” kata Samson, Selasa 30 Juni 2026.
Menurutnya, Pekan Kebudayaan Daerah menjadi salah satu instrumen strategis untuk mengidentifikasi berbagai potensi budaya lokal yang selama ini belum terdokumentasi secara menyeluruh. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan tradisi, seni, hingga pengetahuan lokal yang menjadi ciri khas masing-masing wilayah.
Hasil penggalian potensi budaya melalui kegiatan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pendataan dan pengusulan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Langkah itu diharapkan mampu memberikan perlindungan sekaligus meningkatkan pengakuan terhadap kekayaan budaya Mahakam Ulu di tingkat provinsi maupun nasional.
“Salah satu upaya yang kita lakukan adalah menggali potensi budaya lokal melalui Pekan Kebudayaan Daerah untuk kemudian dipromosikan dan diusulkan sebagai warisan budaya tak benda,” ujar Samson.
Samson menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat adat, pelaku seni, dan generasi muda. Sinergi seluruh pihak dinilai menjadi kunci agar warisan budaya tetap lestari dan terus berkembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....