Disdikbud Mahulu Gencarkan Pelestarian Budaya Tak Benda
- 30 Jun 2026 14:22 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperkuat upaya pelestarian budaya tak benda dengan menggelar berbagai kegiatan dan event kebudayaan daerah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Beragam event budaya yang diselenggarakan diharapkan menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan tradisi, adat istiadat, seni pertunjukan, bahasa daerah, hingga berbagai pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi sarana pelestarian, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Mahakam Ulu.
Kepala Disdikbud Mahulu, Samson Batang, mengatakan Kabupaten Mahakam Ulu memiliki kekayaan budaya tak benda yang sangat beragam. Namun, potensi tersebut selama ini belum tergali secara maksimal sehingga belum banyak dikenal oleh masyarakat luas maupun daerah lain.
“Mahulu sebenarnya memiliki banyak kebudayaan tak benda, hanya saja selama ini belum digali secara optimal. Akibatnya, potensi budaya yang kita miliki belum banyak diketahui oleh masyarakat luas,” ujar Samson, Selasa 30 Juni 2026.
Menurutnya, berbagai event budaya yang rutin dilaksanakan menjadi langkah strategis untuk menginventarisasi, mendokumentasikan, sekaligus mempromosikan berbagai warisan budaya yang dimiliki setiap kampung di Mahakam Ulu. Dengan demikian, nilai-nilai budaya lokal dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Melalui berbagai event kebudayaan daerah, kami ingin memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Mahakam Ulu agar tetap hidup di tengah masyarakat dan menjadi kebanggaan daerah. Ke depan, upaya penggalian dan pendokumentasian budaya tak benda akan terus kami tingkatkan,” katanya.
Selain itu, Disdikbud juga mendorong keterlibatan masyarakat adat, tokoh budaya, serta para pelaku seni dalam setiap penyelenggaraan kegiatan kebudayaan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar proses pelestarian budaya berjalan secara berkelanjutan dan tetap mempertahankan nilai-nilai autentiknya.
Samson menambahkan bahwa penggalian budaya tak benda tidak hanya berfokus pada seni pertunjukan, tetapi juga mencakup tradisi lisan, ritual adat, kerajinan tradisional, hingga pengetahuan lokal yang menjadi identitas masyarakat Mahakam Ulu. Seluruh potensi tersebut akan terus didata untuk selanjutnya diusulkan sebagai warisan budaya yang mendapat perlindungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....