Banjir Rendam Kecamatan Laham dan Long Hubung, Sekolah Diliburkan
- 20 Mei 2026 18:23 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Banjir kiriman dari wilayah hulu kembali merendam Kecamatan Laham dan Long Hubung di Kabupaten Mahakam Ulu dalam beberapa hari terakhir. Akibat tingginya debit air, kegiatan pendidikan di dua wilayah tersebut dihentikan sementara dan sejumlah sekolah diliburkan demi keselamatan siswa serta tenaga pengajar.
Genangan air tidak hanya merendam fasilitas pendidikan, tetapi juga memasuki kawasan permukiman warga. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, termasuk proses belajar mengajar yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan secara normal.
Di Kecamatan Laham, sebagian besar sekolah dilaporkan terdampak banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Beberapa akses menuju sekolah juga sulit dilalui karena terendam air dan arus sungai yang meningkat.
Camat Laham, Fransiskus Maru mengatakan penghentian sementara kegiatan pendidikan dilakukan untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan siswa maupun tenaga pendidik di tengah kondisi banjir yang masih berlangsung.
“Dalam beberapa waktu terakhir tidak ada kegiatan pendidikan dilaksanakan karena hampir semua sekolah terdampak banjir dan kami menghindari adanya risiko akibat air besar yang melanda permukiman warga,” ujar Fransiskus Maru, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menjelaskan banjir kiriman dari wilayah hulu menyebabkan debit air Sungai Mahakam meningkat dengan cepat hingga merendam sejumlah fasilitas umum. Pemerintah kecamatan bersama pihak sekolah terus memantau perkembangan kondisi banjir sebelum aktivitas belajar kembali dibuka.
Selain di Laham, kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Long Hubung. Sejumlah sekolah memilih meliburkan siswa sementara waktu karena lingkungan sekolah dan rumah warga masih tergenang air.
“Kami berharap kondisi banjir segera surut sehingga aktivitas masyarakat termasuk kegiatan pendidikan, dapat kembali berjalan normal,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....