Gerakan Pangan Murah Jangkau Seluruh Kecamatan Mahulu Secara Bergilir
- 14 Mei 2026 08:51 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara bergiliran di sejumlah kecamatan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program tersebut dilakukan untuk meringankan beban ekonomi warga akibat meningkatnya harga kebutuhan di tingkat pasar.
Kegiatan GPM tidak hanya dipusatkan di Kecamatan Long Bagun sebagai ibu kota kabupaten, tetapi juga akan menyasar sejumlah wilayah lain di Mahakam Ulu. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan pemerintah dapat dirasakan merata oleh masyarakat hingga kawasan perbatasan Kalimantan Timur.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Kabupaten Mahakam Ulu, Lung, mengatakan pelaksanaan GPM secara bergilir merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang merata kepada masyarakat di seluruh wilayah Mahulu.
“Selain dilaksanakan di Long Bagun sebagai pusat ibu kota kabupaten, kegiatan Gerakan Pangan Murah juga akan kami laksanakan di wilayah lainnya di Mahakam Ulu agar pelayanan dapat dirasakan masyarakat secara merata,” kata Lung, Kamis 14 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi geografis Mahakam Ulu yang cukup luas dan berada di kawasan perbatasan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mendistribusikan program pangan murah. Karena itu, pelaksanaan GPM dilakukan bertahap agar seluruh masyarakat dapat memperoleh akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan Kalimantan Timur,” ujarnya.
Berbagai kebutuhan pokok disiapkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras SPHP, beras premium, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih. Seluruh komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar umum.
Masyarakat di setiap kecamatan terlihat antusias memanfaatkan program tersebut karena dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Pemerintah daerah juga menggandeng sejumlah pihak untuk memastikan ketersediaan stok pangan selama kegiatan berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....